Tampilkan postingan dengan label Artikel Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Motivasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 September 2012

Berpura-pura Bodoh Kadang Lebih Baik



“Berpura-pura bodoh bukan berarti ia bodoh, melainkan ia sedang memantapkan diri untuk jauh lebih pintar dibanding dengan siapa yang ada dihadapannya”


 Berikut adalah cerita dari Guru saya dalam karya besarnya. Pada suatu ketika ada seorang paman bertanya kepada  keponakannya anak kecil yang lugu, saat ada sang paman itubertanya ia mengatakan seperti ini

 “Nak antara uang 500 dengan 1000 lebih besar yang mana?”
Dengan bangga dan keras ia mengatakan “lebih besar 500”.
Kemudian dengan bangga pula sang paman menertawakannya.  Kemudian sang anak tersebut bingung, mengapa sang paman menertawakan.  Namun setelah itu sang paman memberikanya uang 500 tersebut.
Di lain kesempatan  ada lagi paman yang kedua menanyakan hal yang sama  kepada keponakan tersebut. 

“Nak antara uang 500 dengan 1000 lebih besar yang mana?”
Dengan bangga dan keras ia mengatakan “lebih besar 500”.
Sang paman yang keduapun sama  tertawa terbahak-bahak menertawakan keponakan tersebut. Setelah puas tertawa ia kemudian memberikan uang 500 tersebut kepada keponakannya.

Berawal dari paman-pamannya, kemudian bibinya, teman-temannya hingga  anak tersebut terkenal karena keluguannya.  Dari keterkenalanya itu ia semakin bangga saat teman-temannya menanayakan hal tersebut. Sebenarnya yang membuat dia bangga bukan karena masalahnya ia tidak tahu akan hal yang ditanyakannya, justru ia sangat paham sekali, jika ada orang yang menayakan soal uang tersebut, ia pastinya akan mendapat uang sebanyak  500, uang itu ia kumpulkan untuk membelikan apa yang dia inginkannya. 

Sebenarnya anak itu sangat cerdas ia bisa memanfaatkan peluang, membangun sebuah popularitasnya serta membangun manfaat dari popularitasnya.


“Berpura-pura bodoh bukan berarti ia bodoh, melainkan ia sedang memantapkan diri untuk jauh lebih pintar dibanding dengan siapa yang ada dihadapannya”

Kadang kita tidak menyadari jika dari suatu kejadian kita bisa mendapatkan sesuatu yang lebih besar, namun karena ego kita hanya mampu mendapatkan dari sesuatu itu lebih sedikit”



                                                   Bersama Dinas Pemkab-Pemprov


Belajar Bersyukur



“Hargai apa yang anda miliki sekarang, kebahagiaan hanya akan datang kepada mereka yang mampu bersyukur, menghargai dan ikhlas terhadap apa yang diterimanya.”



Dikisahkan disudut teluk yang curam tinggalah seekor induk burung pipit memiliki 3 telur yang sedang dieraminya.  Pada sore itu suasana teluk sedang kurang baik. Cuaca yang buruk, gelap riuh badai sangat kentara dikala itu.
Tiba-tiba kreek !
Bunyi salah satu telur itu burung itu pecah dan cit...citt..citt keluarlah dari bulatan telur itu seekor pipit baru. Kita sebut saja pipit 1 dengan senangnya sang induk kemudian terbang mencari makanan untuk pipit yang baru menetas tersebut . Tidak lama kemudian sang induk datang  membawa ulat di paruhnya untuk sang pipit tercinta.
Cit..citt..cittt dengan kegirangan pipit 1 melompat-lompat siap menerima jatah  makanan dari sang induk. Tiba-tiba kreek ! telur ke 2 menetas. Kita sebut saja dia si pipit 2. Sang induk senang  melihat kedua telurnya menetas dengan baik dan sempurna. Cit....citt...cittt kedua pipit tersebut berebut ulat yang ada di paruh induknya. Sebagai ibu yang bijak maka induk tersebut memberikan ulat itu kepada pipit 1 yang sejak tadi menunggu lama. Hingga akhirnya terdiamlah pipit 1 sedangkan pipit 2 masih tetap merengek-rengek meminta jatah makannya. Melihat keadaan seperti itu sang induk segera terbang untuk mencari makanan lagi demi pipit 2 yang ia cintai.
Dilain pihak pipit 2 berfikir dalam hatinya ia membayangkan pada saat pipit ke 3 menetas dan sama seperti dirinya membutuhkan makanan. Pastinya mau tidak mau mereka bertiga  harus berebut makanan dari sang induk. Ia membayangkan pada saat itu induknya hanya membawa 1 ulat kakaknya mematuk adiknya juga mematuk dia di tengah-tengah, kemudian kakak dan adiknya berebut ia ikut menggigit di tengahnya tiba-tiba putus. Kakaknya kebagian kepalanya adiknya kebagian ekornya dia yang di tengah hanya menggigit jari tidak mendapatkan apa-apa. Ia geram dalam hati kecilnya tidak rela dan ia ingin menyingkirkan kedua saudaranya.
Kemudian pipit 2 berjalan mendekati telur terakhir. Dengan pelan dan perlahan ia dorong telur tersebut. Pelan-pelan terus pelan-pelan dengan seluruh tenaga yang ia miliki ia berupaya mengulingkan telur adenya. Dan akhirnya.........
Nguuuiiiingg......prakk !!!!!
 Telur itu terjatuh kedalam kubangan dan menimpa ujung karang yang sangat tajam . Pecahlah  dengan seketika.
Melihat kejadian itu sang pipit 1 mendekati  adiknya kemudian ia berjalan ingin melihat saudaranya
Kemudian bersoraklah sang pipit 2 tersebut. Ia merasa bangga dan menang atas kejadian yang baru saja terjadi. Disamping pada waktu itu juga ia melihat sang induk terbang dibawah dengan membawa makanan untuk dirinya...
Ciit... ciit.. ciiitttt...!!!! Ia menyambutnya dengan gembira.
Badai semakin dekat, diatas berputar-putar burung elang yang sedanag mencari perlindungan saat badai tiba. Angin bergemuruh... diiringi ombak yang semakin tinggi semakin besar. Gelap sudah dimana-dimana, menandakan sang badai datang. Tiba-tiba ........
“TARRRR..........!!!”
Suara petir keras menyambar induknya yang sedang loncat-loncat mendekati dirinya.
Ciit... ciit... ciit.... !!!! Dengan ketakutan ia berteriak, ia menagis, menjerit bersama gemuruhnya angin,  dentuman ombak dan badai yang menggema.

“Kadang kita akan menyadari sesuatu itu akan terasa berguna saat sesuatu itu telah tidak ada dihadapan kita.” 


Menyesal  itu tidak akan pernah datang didepan. 

Dan  hanya karena tidak mampu menghargai yang Tuhan berikan kepada kita, kita terjerembab kedalam penyesalan yang nyata.

Tidak ada kejadian yang terjadi secara kebetulan, kejadian itu merupakan sebuah kepastian yang yang pastinya yang terbaik bagi kita.”





                                                              Pembibitan Albasyiah-

Sabtu, 07 Januari 2012

Luapan Emosi.


Salam Treelionaire!

Hal yang menyebabkan kita semakin bijak dan elegan, atau menyebabkan anda semakin terpuruk dan hancur.

Parameter tingkat kedewasaan seseorang bisa dilihat sejauh mana ia mampu mengontrol emosi untuk hal yang lebih baik.

Susah memang jika belum terbiasa akan pengelolaan emosi. Justru Karena susah itulah sedikit orang bijak dan sangat langka orang berwibawa.  Karena tidak semua orang bisa dan tidak semua orang mampu.
Kemampuan mengontrol emosi itu laksana mengendalikan kuda binal yang liar. Jika kita salah dalam penanganannya maka sangat membahayakan bagi diri sendiri.  Pertanyaan bagaimana cara  mengelolanya?

3 Point saat emosi itu tidak terkendali :
·       Emosi, marah-marah dan ingin meluapkan kemarahan kepada apapun yang bisa dijangkau dikala itu.
·       Menyalahkan orang lain atau apapun yang memungkinkan mampu menyelamatkan  kesalahan yang telah kita perbuat.
·       Mengeluh atau berkeluh kesah, meyesali atau mencoba mencari dukungan untuk membenarkan kesalahannya.
·        
Solusinya seperti apa :

Jika anda "benar" maka anda tidak perlu marah, dan jika anda "salah" maka anda tidak layak marah.

Pemimpin yang bijak tahu kesalahan, dan mampu mengakui bahwa segala kesalahan itu karena dirinya yang telat dalam menangani masalah itu.

Sang pemenang akan mengakui kesalahannya dan meminta maaf serta berfokus diri untuk jauh lebih baik membangun spirit kemenangan yang sesungguhnya.  
                         
Lebih baik mengalah untuk menang daripada menang untuk kalah.  Jauh lebih berharga saat mengalah kala berlatih dan menang saat bertanding dibanding kalah saat bertanding.

Sahabatku…. Emosi itu bukan untuk kita luapkan… namun untuk kita kelola sebagai sesuatu yang pastinya suatu saat nanti itu akan menjadi pengalaman berharga dan goresan pengalaman yang mampu menjadikan ispirasi mahal dalam menangani masalah-masalah hari esok yang lebih berat.

Hematlah energy yang kita miliki untuk hal yang jauh lebih berharga, jauh lebih bernilai.


 Setiap "Cobaan" dalam hidup kita, bisa membuat kita lebih terpuruk atau lebih baik. Setiap "masalah" datang untuk membuat kita lebih berprestasi, atau hancur sama sekali. Pilihan ada di tangan kita, untuk menjadi pecundang atau pemenang!

                                                 Bersama Anggota Komisi Yudisial

Kamis, 29 Desember 2011



Unlimited Power (Zero Mind Process)

“Kunci goal dalam sebuah negosiasi, kunci sukses dalam membangun hubungan, kunci kebahagiaan yang sangat jauh dengan kekecewaan”

“Seni Terindah dalam berhubungan dengan orang, mudah dikatakan susah diaplikasikan”

Seseorang bertanya... “bagaimana sih kang trik sukses membangun hubungan dan jaringan yang kuat dengan orang-orang sukses?.... “

Sahabatku.... dalam sebuah kesuksesan seseorang yang kita lihat sekarang hanyalah 1% dari totalitas perjuangan yang ia lakukan. 99% persen dari perjuangan itu adalah titik nadir kehancuran yang terasa perih baginya dikala itu, namun terasa indah jika dikenang sekarang.

Dalam sebuah retorika kehidupan... misalkan kita ingin menangkap sebuah gelobang radio... apa yang kita lakukan? Pastinya menyamakan frequensi radio tersebut terlebih dahulu. Begitupun jika kita ingin sukses membangun hubungan dengan orang.

Mungkin kita bertanya lagi, bagaimana sih cara menyamakan frekuensi dengan orang agar kita bisa sejalan searah sepemikiran?.

Ada sebuah kata Zero Mind Prosess (Proses meng-nol kan Pikiran), yang  merupakan sebuah unlimited power dalam membangun hubungan maksudnya zero disini adalah dengan menfokuskan saat berkomunikasi dengannya kita dalam posisi  kita tidak terlalu positif dan juga tidak negatif. Tidak terlalu menggebu-gebu, tidak terlalu kaku, tidak pesimis, tidak berlebihan. Sehingga siapapun itu yang berhubungan dengan kita akan merasa nyaman.

Zero mind process, tidak akan pernah melihat siapa orang yang berada di depan kita, apakah orang sukses, ataukan orang gagal, orang besar atau orang kecil, itu tidak menjadikan beban dalam berkomunikasi. Contoh misalkan karena anda berkomunikasi dengan putra presiden, anda merasa rendah diri, atau anda seorang direktur berkomuniaksi dengan petani, anda merasa lebih. Itu sebagai contoh bahwa kita belum bisa menggunakan zero mind process. Apabila sudah ada perasaan seperti tadi lebih baik jangan  diteruskan, lurskan dahulu niat anda. Karena jika anda akan membangun hubungan lebih tidak akan nyambung.
Ada yang mengatakan untuk bisa memiliki teman orang kaya kita harus kaya dulu, atau untuk memiliki teman orang sukses kita harus sukses dulu. Betul.... tapi tidak mutlak benar. Yang terpenting dari itu semua adalah kekuatan mind process yang ada dalam benak kita.  

Namun kebanyakan untuk membuat kita percaya diri kita harus se-level dulu baru kita bisa percaya diri untuk dekat dengannya.  Level disini banyak berubah makna dengan seiring berjalannya waktu.  Selevel dalam ilmunya, selevel dalam hartanya, selevel dalam jabatannya dll.  Padahal inti se-level yang dimaksud adalah selevel dalam perasaanya.

Karena pada dasarnya setiap manusia memiliki jiwa kemanusiaan yang normal.  Kita juga tidak ingin terlalu disanjung, terlalu dilebih-lebihkan, apalgi terlalu diremehkan.  Maka dari itu wajar saja terhadap apapun.

“Apa adanya itu tidak menyebabkan kita hancur. Berharap terlalu berlebih itulah bibit keretakan”.

“Zero mind process adalah proses untuk melihat seseorang seutuhnya, memanusiakan manusia tanpa tameng ataupun topeng dibalik dirinya, serta tanpa mengharapkan sesuatu dibalik  tameng yang dimilikinya.”

Contoh lintasan pikiran yang akan memgagalkan zero mind proses anda:
“Saya dekat dengan A, agar A sayang kepadaku”
“Saya Mendekati B karena orang tuanya kaya, siapa tahu bisa invest di usahaku”
“Saya menjauh dari si C karena si C orang ga punya”
Dll......

Intinya kalo kita dekat dengan seseorang  ada “karena”nya... kemungkinan untuk berhasil sempurna sangat susah. Kalaupun hubungan itu berhasil dijalin biasanya akan ada kekecewaan suatu saat nanti.
Mungkin anda bertanya lagi, “kalo begitu dalam membangun hubungan harus tanpa harapan dong?....”
Tidak.. yang dimaksud disini bukan tanpa harapan namun membangun hubungan yang dimaksud adalah


"Zero mind proses itu kita melakukan sesuatu kepadanya untuk sesuatu hal dengan melihat dan merasakan dirinya sebagai manusia, tanpa melihat dan berharap terhadap apa yang ada dibelakang atau posisi status yang dimilikinya"


Apakah ada hubungannya dengan cinta?......

Bersambung @ the next  artikel


Bersama Shiraj (UK IT Company)                                                           Petani Rumput laut Pasca Training


Bersama Bupati, dan Beberapa Pejabat Kab. Brebes


Minggu, 11 Desember 2011

Rugi!!!! Memikirkan Sesuatu Yang gak Perlu

Secercah Kata Renungan Diri,

Salam Treelionaire!!!

Sahabatku.... 
“Memiliki banyak waktu tidak menyebabkan kita sukses, namun memaksimalkan waktu adalah bakal dari segala kesuksesan”

Adakalanya kita terpaku pada suatu hal yang menyebabkan hati kita beku...,  pengusaha misalkan, merelakan diri terpuruk karena memiliki banyak utang, siswa misalkan, harus termenung karena nilainya ujiannya jeblok,  remaja misalkan, hampir bunuh diri tidak mau makan karena putus cinta,  anda misalkan stress karena di PHK,.......................
“Segala sesuatu berputar  tidak ada yang diam dalam kediamannya.”
 Matahari bergerak dengan kecepatannya, bumi berputar mengelilinginya hingga adanya siang dan malam, anak panah lepas dari busurnya jika ingin mengenai sasarannya, burung-burung  pergi keluar dan pulang dengan kenyangnya.
Perlukah kita meratapi hal-hal yang telah terjadi?..
Segala sesuatu itu tidak ada yang abadi.. selalu berputar layaknya sepak bola bisa berpindahkaki kepada siapa yang dikehendaki-Nya... pastinya hanya untuk mereka yang berupaya keras untuk  mendapatkannya.
Sahabatku....
” lakukan yang terbaik dari setiap langkah yang kita lakukan, jangan biarkan pikiran ini terbelunggu oleh hal-hal yang tak pantas untuk kita pikirkan”.
Andai kita menyadari... berapa lama dalam satu hari kita menghabiskan waktu akan hal-hal yang tidak perlu... sesuat yang tidak bermanfaat bagi dunia maupun masa setelah kita mati... sayang jika waktu usia kita yang kurang dari 100 tahun ini terbuang sia-sia untuk hal yang kita anggap perlu untuk dipikirkan.. namun pada kenyataannya hanyalah waktu waktu senggang yang ga bermanfaat sedikitkpun untuk masa depan kita.
Siswa, Mahasiswa, menyendiri dikamar untuk apa?.... jika tidak meninggalkan karya yang bermakna atau kecintaan-Nya. lebih baik tinggalkanlah, Teteh-teteh, mba-mba... ibu-ibu.... bercerita banyak hal... tentang kejelekan tetangga, curhat kesana kemari, jika tidak menghasilkan sesuatu yang bermanfaat lebih baik  tinggalkanlah. ,  akang-akang, cowok-cowok, bapak-bapak... jika hanya untuik nongkrong dipinggir jalan, di cafe namun dengan niat untuk mencari yang bening-bening... jika tidak ada manfaatnya (untuk apa)? Tinggalkanlah....

“Setiap  penglihatan, pendengaran, dan hati akan dimintai pertanggungjawaban”.
Jangan dianggap hal yang sia-sia kita lakukan Tuhan tidak membalasnya...  lihatlah dalam kehidupan kita.. sudah layakkah kita dengan apa yang kita harapkan dan kita perjuangkan?.....

"Kemudahan itu bagi mereka yang Tuhan mudahkan, Kesuksesanitu bagi mereka yang mengupayakan"

Mintailah kemudahankepada_Nya, berusahalah untkmenggapai kesuksesan itu, Karena dengan usaha dan doa itu bisa terwujud" Heru Saoping.


Kamis, 08 Desember 2011

Tuhanku Kembalikan cintaku Untukmu, (Power of Heart)

Salam Treelionaire !!!

“Pengusaha besar adalah mereka yang mengambil keputusan besar, berkomitmen besar hingga berhasil dan menghasilkan kebesarannya”
Dalam sebuah keputusan pastinya mengandung resiko, hal yang paling ditakuti orang awam adalah resiko. Masalahnya bukan seberapa besar resiko yang ditanggung melainkan seperti seperti apa solusi dan mengantisipasi hal tersebut.
Sebuah keputusan  gambling dalam memulai atau menentukan sesuatu, sangat diperlukan analisis keputusan yang cepat, manajemen resiko yang tanggap, dan keluasan pandangan yang utuh menyeluruh.  Apakah harus sekolah dulu agar menjadi ahli pemegang keputusan?.....
Cukup Universitas Kehidupan dan guru-guru kehidupan yang mengajarkan,  bisa dari saudara, bisa dosen kita bisa pengemis buta dan siapapun, yang senantiasa mengajarkan akan kehidupan.  Yang paling penting dari itu semua adalah power of your heart.
 Para pemegang keputusan besar kebanyakan dari mereka adalah mereka yang memiliki kekuatan hati yang ruar biasa kuat, perasaan dan insting yang mengantarkannya tajam. Yang tentunya karena asam garam kehidupan yang membuatnya sehebat itu.
Dalam setiap keputusan besar pasti banyak hal yang dikorbankan, bisa jadi sakit rasanya, kehilangan sesuatu yang dicintai, sesuatu yang diperjuangkan atau yang diniginkan harta tahta atau apapun itu kadang kita sangat menyesalinya... namun itulah cara menembus kebesaran yang akan membesarkan kita.  Kadang kita tidak melihat siapa yang ada didepan kita, terkadang yang kita lihat hanyalah tujuan akhir yang perlu kita capai.... namun itulah masa depan kesuksesan. Dan tak kan pernah berhenti hingga mencapainya. 
Fatamorgana dunia, kadang sering melenakanya. Sahabatku.... ada titik cahaya yang terkadang kita melupankannya, akan yang memberikan kesuksesan itu, yang berikan kebesaran itu.  Yang mengantarkan hati ini terhadap kebahagiaan yang sesungguhnya. Cinta-Nya.... Sebuah kekuatan yang maha dahsyat...  yang mampu membuat segala sesuatu menjadi mungkin.
“Tuhanku ku tahu apapun  yang kami dapatkan dimuka bumi ini hanyalah ujian, ujian untuk kau pilih sebagai pemenang  yang abadi, mudahkanlah kesuksesan dalam dunia ini, namun tetapkanlah cinta kami hanya untukmu, memegang dunia untuk kebermanfaatan, medapatkan cintamu untuk kebahagiaan.”

“Keputusan terbesar adalah diatara dua hal yang sama-sama dicintai, sama-sama dibenci namun masih tetap memutuskan untuk tetap membenci dan mencintai karena-Nya” (Heru Saoping)

Rabu, 07 Desember 2011

Gerbang Keberhasilan





Gerbang Keberhasilan

Salam Treelionaire !!!

“Kehancuran itu adalah peristiwa, kegagalan itu adalah kejadian, bukanlah alasan untuk berhenti berusaha, karena kesuksesan sebenarnya dalam genggaman anda”


Adakalanya sahabat muda kita berucap... “buat apa usaha ini lagi paling nanti gagal lagi, “. Tidaklah demikian... sebuah kegagalan itu adalah sebuah hal yang sudah di gariskan takdir untuk kita.... permasalahanya adalah kita belum siap saat dihampirinya.  Begitupula kesuksesan... kesuksesan itu menghampiri juga... permasalahanya siapkah kita menerima itu....? pantaskah kita mendapatkannya?

“Sangat ironi kita meminta tanpa menengadahkan tangan”

Maksudnya apa?..... kita memohon kepada tuhan agar kita diberikan kesuksesan, disisi lain kita tidak menengadahkan satupun tangan untuk menerimanya. Dalam liku-liku kehidupan yang kita alami merupakan cara Tuhan agar kita mempersiapkan sebagaimanamestinya orang sukses yang sesungguhnya.

Masalahnya siapkah anda?.... areu ready?


Kita sering mengatakan siap......!!! dalam kenyataan dengan sedikit ujian kepedihan saja sudah murung. Jangan pernah berharap jika tidak siap menerima, melainkan anda akan mengenyam kekecewaan.


Dalam langkah menuju apa yang teman-teman harapkan.... disamping nasib, persiapan adalah kesempatan. Semua variabel kesuksesan itu ada dalam jiwa kita semua tergantung bagaimana kita menggunakannya.


Tuhan sudah mempersenjatai kita dengan sempurna tergantung aksi nyata kita yang nyata mengejarnya....


Sukses atau gagal itu biasa, selalu malukan yang terbaik didalamnya itu baru luarr biasa. (Heru Saoping)


Kesuksesan dan kegagalan itu adalah peristiwa, peristiwa bagi anda yang mempersiapkannya.


 Tidak ada pintu terkuat dalam kedua hal tersebut melainkan “your action”. Jikalangkah anda baik pasti hasilnya juga baik, namun jika langkah anda kurang sempurna maka perbaiki sebelum terlambat.


Just do way you are.



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEioEkr20L20n3uGKtyNNW-wzDNHgkTR5bf7Qgk9LIz2r7g73bQscMLwG-3zJPQaPBQSbioKli42Yfz13u-ahyPDHL1ByNGYg8DSJeySZ0R69u6Qv0IuiVMgztid8G2MLNHc663rTk6n7gs/s320/DSC_0106.JPG
“Manusia mampu bisa bertahan tidak makan selama 40 hari, mampu tidak minum selama 4 hari, dan manusia juga mampu tidak bernafas selama delapan menit, namun tidaklah sanggup untuk bertahan tanpa HARAPAN walau hanya satu detik, "Jangan patahkan harapan anda, jangan pula patahkan harapan orang lain"


Dibalik pengusaha besar adalah Cinta yang Besar

Salam Treelionaire... !!


Adekku yang baik.....
Dimanapun engkau berada, engkau adalah harapan bunda ayah dan keluarga tercinta kita, bersama kakak ayo wujudkan mimpi-mimpi mulia mereka, sekarang berada di pundakmu,  jangan terlalu berharap kakak memberikan modal dan atau apapun kepadamu, karena kakak tidaklah memiliki apa-apa. Mintalah kepada Tuhan-mu... yang  memiliki segalanya... kakak hanya bisa bercerita akan lika-liku kehidupan yang sedikit kakak alami, semoga adek tidak mengalami kesalahan yang sama untuk keberhasilan yang sama. Masa depan adek jauh lebih gemilang dibanding silaunya cahaya. Hujamkan hatimu kedalam keridhoan-Nya, pastilah dunia dalam genggamanmu. Kakak bersamamu dengan  segala keletihan keterbatasan yang kakak miliki.
Kakak tahu dalam sebuah kemandirian dan keberhasilan itu berpeluh keringat dan memeras darah kepahitan, namun itu semua.... akan sebanding dengan apa yang akan adek dapatkan, tidaklah perlu memikirkan akan berhasil atau gagal, kebimbangan itu selalu ada bersamamu, namun percayalah  semuanya sudah digariskan oleh sang pengatur kehidupan.
Bantulah mereka yang membutuhkanmu, dermakan jiwa untuk kemasalahatan umat, bersamamu bangsa ini akan bangkit. Jadilah yang terbaik.... kehancuran bagi orang sukses itu biasa,,,,,,, berhenti menuju kesuksesan itu adalah liang lahat bagimu.  Harapanku tertumpu kepadamu.

Istriku tercinta.......
Dimanapun engkau berada, engkau yang selalu memberikanku kedamaian dan ketentraman, walau entah dimana kini rimbanya..... engkau yang Tuhan amanahkan sebagai tiang, penentu pondasi bangsa ini, janganlah terlalu berharap lebih kepadaku.... karena aku hanya seorang hamba, yang tak mampu melakukan apa-apa tanpa titah-Nya,  Bersandarlah kepada-Nya.  Jagalah kebahagiaan anak-anakku.... yang harapanku tertumpu kepadanya.... yang mampu menggoreskan sejarah tinta kebaikan dalam hidupnya. Bimbinglah mereka kejalan yang Tuhan ridhoi serta engkau kasihi.  Kemulyaan jiwa dan ragamu, menjadi panutan bagi mereka, bersabarlah dan pahamilah akan pasang surutnya kehidupan dan ujian silih berganti menimpa keluarga kita. Kebahagiaan dan surga-Nya telah menantimu  jika engkau mampu bersabar kepada-Nya.
Aku bukanlah siapa-siapa yang mampu memberikan sesuatu kepadamu, aku hanya insan yang berupaya memberikan yang terbaik kepadamu,  kekuranganmu adalah kelebihanku, kebahagiaanmu adalah nyawaku,  Aku sangat mencintaimu karena-Nya.

Lihatlah mimpi indah di surga sana,,,,,,,,,,, walau diriku begini adanya, harapanku engkau bisa bergelimang kebahagiaan disana, karena ku tahu aku tak akan mampu dan membuatmu bahagia seperti yang engaku bayangkan.
I Love U

Untuk anak-terbaikku.....
Dimanapun engkau berada.... maafkan jika ayah tidak dapat memberikan apa yang engkau  harapkan, ampuni atas segala keterbatasan yang ayah miliki, seyogyanya dimatamu itu bukan yang terbaik.... sesungguhnya itu adalah kemampuan terakhir dan terbaik ayah untukmu.... anakku, masa disana sangatlah panjang,  perjalanan ini memiliki alur yang senantiasa untuk menguji ketahanan hidupmu, Jadilah pribadi yang dicintai_Nya, dan dikasihi makhluknya dimuka bumi, serta jangan lupakan perjuangan Umimu yang berupaya tanpa balas kasih untukmu.  Agar hidupmu berarti bagi diri dan bangsamu. Anakku maafkan jika ayah tak mampu memberikan apa-apa buatmu.... karena engkau  tahu ayah hanya mampu seperti ini,  tidak seperti ayah-ayah temanmu. Ayah hanya bisa berdoa, dan sedikit memohon kepadamu agar jangan engkau lupakan cinta-cinta yang membesarkanmu. Dan kamulah yang mampu menentukan masa depanmu. Dalam kegemilangan emas kehidupan, kesuksesan sejatimu saat mampu mensukseskan jauh lebih banyak orang yang engkau kenali...... 


Ibu Ayah... kumohon dalam doamu,  atas kebesaran dan cintamu.... panjatkan doa kepada Tuhanku, Agar putramu menjadi hamba yang bergelimang pahala menuju kesuksesan tiada Akhir, semoga doa orang-orang sholeh memudahkan ibu bapak dan mendekatkan cinta- surga- keridhoan-Nya untuk engkau ibu Bapakku tercinta... (Heru Saoping)


By.
Orang yang sangat mencintaimu untuk cinta-Nya
  
Kebaikan yang kita lakukan adalah investasi abadi kebahagiaan yang sesungguhnya

Minggu, 06 November 2011

Tuhan Mengingatkan Dengan Caranya

Salam Treelionaire... !!!

Kisahnya nyata....... disebuah pesisir tinggal sebuah keluarga yang terdiri dari nenek istri ayah dan anak. Kondisi nenek waktu itu sudah sangat berumur, dan sang anak masih sangat kecil.... sedangkan usia ayah dan istri standar. Mereka bertetangga dengan keluarga kakak sang istri. Dan mereka juga sama memiliki satu orang anak kecil.
Kehidupan sang nenek sungguh agak kurang beruntung, walaupun mereka didalam naumgan kedua anaknya namun kedua anaknya sama saja memperlakukan nenek tersebut. Maklum.... asumsinya karena nenek terebut sudah pikun, kalo jalan sering kesasar... kalo makan pasti memecahkan piring atau gelas dan tidak jarang juga memecahkan atau memporakporandakan priuk nasi dan lauk yang hendak dimakan bersama. Walaupun dua keluarga namun pada saat makan biasanya mereka selalu berkumpul bersama. Sehingga jika sang nenek berbuat ulah pasti mereka akan kena dampaknya. Hingga kadang-kadang pernah tidak makan karena mejanya tumpah dan beantakan semua.
Pada suatu hari sang istri bersama sang kakak mengatakan kepada suami mereka ayah... gmana kalo nenek kita pisahkan saja kalo makan?.
Kemudian merekapun menyetujuinya. Hingga setiap kali nenek makan ia sealu dikasihkan dalam sebuah kamar, dimana hanya menyediakan piring seng dan gelas dari bambu, hingga akhirnya sang nenek itu telah tiada.
Begitulah kehidupan mereka.... hingga pada suatu hari kedua anak mereka sedang bermain...
Si Anak satu sedang membuat sebuah kotak dengan dianyam sebuah lidi yang dililit-lilitkan. Kemudian sang istri dan sang kaka bertanya... :
“nak... buat apa tuh kok seperti kandang ayam begitu... J “ Sapanya..

“Ya bu.. nanti buat seperti nenek kalo aku dah gede..... “
Kemudian sang istri dan kakak bengong dan bingung.... kemudian mereka berlari ke kamar masing-masing dan menangis.

“Apa yang diperbuat sesorang pasti akan kembali kepada pelakunya” cepat atau lambat itu akan terjadi.
“Sebuah penyesalan hanyalah milik mereka yang telah menutup mata akan kehidupan setelah nanti”
Bagi yang menanam tomat pasti berbuah tomat...
Bagi yang menanam jagung pasti berbuah jagung...
Mana mungkin menanam tomat berbuah jagung...
Bagi yang melakukan hal yang jahat pasti balasannya jahat juga
Bagi yang melakukan keagungan pasti berbuah agung juga.
Sebelum sebelum penyesalan hadir cobalah untuk berfikir... “



Kekuatan Memberi Tak Tertandingi

TUHAN MEBERIKAN JALAN KEBAIKAN DENGAN CARA YANG TIDAK DISANGKA-SANGKA.
Salam Treelionaire... !!!
The real Story. Disebuah kota yang padat dan sangat sibuk, dimana orang berlomba-lomba untuk mencari kesuksesan. Pegawai pedagang dan pengusaha dan segala elemen dalam masyarat tersebut berlomba mengejar yang terbaik.

Terlihat sosok pemuda… yang sangat sederhana masih belasan tahun berjalan menjajakan kue untuk untuk menghidupi diri dan kehidupannya. Ditengah terik itu ia tampak kelesalah dan kehausan. Dengan sedikit malu-malu ia mendekati sebuah rumah yang dibilang elit dikawasan tersebut.
Dan bersyukur… ada sosok ibu-ibu yang keluar dari rumah mewah tersebut. Sang pemuda terlihat sangat lemas sekali karen ia sangat kehausan. Dan dengan canggung ia meminta segelas air putih kepada ibu tersebut.
“ibu boleh saya minta segelas air putih?”
kemudian si ibu dengan bergegas kedalam memberikan segelas minuman. Ternyata itu adalah segelas susu.
“Ibu kok segelas susu?. “
“Ga apa nak…. Kamu kelihat lelah sekali, mudah-mudahan membuat dirimu segar kembali” Jawab si Ibu dengan ramahnya.
Dengan rasa senang si anak muda tersebut menerima pemberian si ibu dan meminumnya.
“terima kasih banyak ibu…. Tidak tahu saya harus membalas dengan apa, boleh saya tukar dengan kue saya bu?.. “ Kata anak muda tersebut.
“Ga Usah nak… “….
Setelah sediktikomunikasi kemudian anak tersebut pamutan untuk melanjutkan kembali perjalanan menjual kuenya.
------
15 tahun kemudian, ibu tersebut sudah tua… dan karena sudah kodratnya manusia ada manis ada ada pahitnya kehidupan. Tuhan menakdirkan si ibu tersebut memiliki serangan jantung. Dan dari sekian referensi dokter spesialis jantung tidak ada yang mampu untuk menolongnya.
Hingga akhirnya dengan putus asa… maka ibu tersebut mendatangi rumah sakit yang kondang di kotanya. Detik demi detik operasi dimulai… hingga akhirnya selesai juga operasi tersebut. Kemudian bertahan untuk dirawat dirumah sakit tersebut. Bersyukur si ibu tersebut bahwa rupanya nyawanya bisa diselamatkan, hingga akhirnya bersiap dan berkemas untuk pulang.

Namun ketika ia akan bayar sangat kaget, yah… Ibu tersebut sudah bisa membayangkan berapa mahalnya operasi yang dilakukan demi penyembuhannya. Namun lebih kaget ketika loket pembayaran tidak mau menerima pembayarannya.
Kemudian si ibu tersebut mencari dokter yang telah mensukseskan operasi jantungnya.
“Pak Dokter mengapa ya, pembayaran saya ditolak?”. Kata si ibu bingung.
“Ibu… terima kasih banyak, karena ibu telah membayarnya dengan segelas air susu 15 tahun silam”.

=====================================================================================
“Memilih milih orang untuk ditolong bukan perbuatan tercela, namun kurang baik karena disana kita melepaskan niat-niat ketuhanan yang akan mengantarkan kepada jalan-jalan kebaikan yang Tuhan anugerahkan”
Hanya orang-orang berhati besar yang akan mendapatkan kebesaran dalam hidupnya, dengan pertolongan yang tidak disangka-sangka”
Tuhan tidak akan pernah buta terhadap kebaikan yang telah kita lakukan…. Dan keberkahan itu akan yang didapatkan oleh orang-orang yang dikasihinya…. Pantaskan dan bersiaplah untuk menjadi orang yang pantas untuk mendapatkan anugerah tersebut.

"Lakukan yang terbaik dalam hidup, keajaiban akan mendatangimu" (Heru Saoping)

Mereka Juga Bisa Berbagi

DIMANAKAH LETAK SURGA ITU?????
Salam Treelionaire.. !!!
….. dikisahkan seorang pengamen…. Tinggal apa adanya di pinggiran sebuah rel kereta disalah satu sudut kota. Ia telah dikaruniai anak yang lucu dan istri yang baik dan setia. Setiap hari pengamen itu mengamen didaerah jajahannya dari bis ke bis kota yang ia tumpangi.
Bisa dibayangkan pendapatan per hari yang ia dapatkan, namun keluarga itu selalu kelihatan bahagia dengan gubuk kecil dan alakadarnya tersebut. Mereka selalu bersyukur dan ikhlas terhadap apa yang Tuhan garaiskan untuk kehidupannya serta selalu tetap untuk melakukan yang terbaik dalam hidupnya.
Pada suatu hari…. Sang pengamen tersebut melihat seorang anak tergeletak lemas… kemudian ia menghampiri anak tersebut. Setelah ditanya-tanya rupanya anak tersebut kelaparan. Karena berdasarkan pengakuan si anak ayahnya telah tiada, dan ia tinggal sebatang kara. Tanpa pikir panjang kemudian pengamen itu pergi meninggalkan anak tersebut... setelah itu tidak berapa lama ia datang membawa air minum dan sebungkus nasi..
“Nak ini ayo makan dulu” katanya dengan nada belas kasihan seorang ayah kepada anaknya.
Kemudian si anak tersebut dengan segera makan dan minum apa yang dibawakan pengamen itu. Setelah sekian lama bercengkerama… maka sang pengamen tahu bahwa si anak itu tidak memiliki keluarga lagi…. Bisa dibilang yatim piatu. Setelah tahu itu maka sang pengamenpun mengajak anak tersebut ke tempat tinggalnya. Setelah sampainya dirumah…
“Ibu… ini ada anak baru kita” seraya berkata dengan sedikit nada bangga… kemudian merekapun masuk kedalam gubuk alakadarnya tersebut. Dan saat sang istri menanyakan bagaimana untuk makan malam pada hari itu….. sang pengamen agak bingung, karena uangnya habis.. Tapi beruntunglah… karena istri sang pengamen itu sabar dan menerima dengan lapang dada.
Dari hari ke hari anak itu tinggal bersama pengemen itu.. mereka bahagia dengan apa adanya… dan mensyukuri apa yang didapatkanya.
Awalnya satu orang anak yatim yang diajaknya tinggal hidup bersama mereka… dari hari berganti hari hingga bulan berganti bulan… bertambahlah anak yatim tinggal di gubuk sempit tersebut.. hingga mereka terkadang harus kelaparan menunggu antrian makan yang dihasilkan dari keringat sang pengamen tersebut.. namun keajaiban Tuhan berbicara,,,,, mereka seolah-olah tidak pernah kekurangan…
Pada suatu hari sang istri bertanya.. “Pak… kenapa sih tiap waktu makin banyak anak orang yang bapak hidupi disini?... padahal hidup kita paspasan“
Kemudian sang pengamen menjawab.. “Ya bu….. justru itu walaupun hidup kita paspasan….. aku juga ingin berbagi, untuk bisa bermanfaat bagi orang banyak. Minimal orang disekeliling kita yang sangat membutuhkan bantuan itu, dan tidak semua orang bisa menyentuhnya kecuali kita”…….
====================================================================================
“Kemampuan berbagi tidak pernah diukur seberapa besar apa yang dimiliki, namun seberapa dalam kelapangan hati yang dimilikinya”

Keterbatasan bukanlah hal yang menyebabkan kita berhenti berinovasi, namun itu adalah sebuah batu loncatan kelebihan diri dalam hidup”

“boleh jadi raport dimata manusia itu merah, namun lebih abadi raport brilliant dimata Tuhan”.
“Tuhan telah memberikan peran terbaik dalam hidup ini, namun semua itu akan membawa 
kepada kebaikan atau keburukan tergantung bagaimana diri ini memainkan peranan tersebut” (Heru Saoping)

Ketulusan

AWAL KEGAGALAN DALAM MEMBANGUN....

Salam Treelionaire.. !!!
Ada sebuah keluarga kecil yang sederhana, yang terdiri dari suami istri dan anaknya. Pada awal pernikahan sang istri tidaklah begitu mencintai sang suami. Mereka menikah karena keluarga mereka dekat dan ingin menjodohkan anak mereka. Karena ada sedikit keterpaksaan itulah sang istri tidak begitu menghormati dan menghargai sang suami. Bahkan kesehariannya ia selalu berusaha membuat jengkel dan marah sang suami.
Dari hari kehari hari hidup itu mereka lalui, setiap pagi sebelum pergi ke kantor sang suami menyiapkan sarapan untuk istri dan anaknya yang masih kecil. Namun sang istri kadang enggan untuk menemaninya sarapan bersama. Begitu pula saat sang suami pulang dari kantor. Namun sang suami tetap bersabar dan terus melakukan itu sebagai rutinitas harian yang harus ia lakukan setiap hari. Walau tidak jarang sang istri marah-marah jika masakan yang yang dibuat suaminya kurang enak. Dan hebatnya sang suami tidak pernah marah… dan hanya tersenyum dan minta maaf saat sang istri memarahinya.
Pada suatu hari sang suami tersebut sakit. Dan tidak bisa memasak-masakan buat sarapan maupun buat makan malam keluarganya. Sedangkan sang suami setiap waktu mengaduh… karena merasa sakit yang tidak terhingga.
Hari pertama berlalu…. Tidak ada bara api menyala di rumah itu.. malam mulai larut sang suami tetap mengaduh… hingga membuat sang istri susah tidur… hari pertama tidak ada yang memasak… karena lapar akhirnya sang suami memaksakan diri untuk memasak. Adapun bahan-bahan yang ia gunakan ia minta tolong kepada adek kecilnya agar membelikannya ke pasar. dan seterusnya hingga hari kempatpun dimulai.
Pagi-pagi sang istri berkata kepada sang suaminya… “mas ayo dong berangkat ke kantor, nanti kalo dipecat siapa yang akan menghidupi keluarga ini”… katanya dengan agak sedikit sebel kepada suaminya karena ga pergi kemana-mana.
Hingga akhirnya sang suami bersiap-siap untuk berangkat ke kantor dengan memaksakan diri dengan sekuat tenaga yang dimilikinya…
Sehari telah berlalu…. Sang suami belum juga pulang… malam mulai berlarut belum juga suami kembali… hingga pagi kembali mengisi…
“Kurang ajar juga nih suami sampe ga pulang sampe pagi…. “sambil menggerutu.. amarah kesal dan lapar karena tidak ada yang memasak untuk diri dan anaknya. Sedangkan sang anak sudah menangis kelaparan. Kemudian sang anak masuk kekamar…. Kemudian menemukan secarik kertas di meja rias ibunya.
Kemudian snag istri membacanya…. Dan ternyata itu adalah surat PHK dari perusahaan suaminya bekerja. Dibalik surat itu ada tulisan sang suami…….
“Sayang maafkan aku tidak bisa membuatmu bahagia”
Tidak begitu lama tiba-tiba datang seorang tukang pos.. mengetuk pintu. Kemudian ia memberikan sepucuk surat tanpa nama pengirim. Dan sang istripun membukanya
“Sayang maafkan aku tidak bisa membuatmu bahagia”
Ketika sedang tertegun… tiba-tiba munculah sebuah ambulan… kemudian berhenti didepan rumahnya… dan memberikan sepucuk surat…..
“Sayang maafkan aku tidak bisa membuatmu bahagia”
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
“Kita akan merasa kehilangan sesuatu saat sesuatu itu telah meninggalkannya”

“Momentum terbesar dalam kesuksesan hidup sebenarnya tergantung kita memaksimalkan diri potensi yang kita miliki”

“Ketulusan itu tidak pernah bisa dihargai dengan mata uang maupun nilai, melainkan keikhlasan dan kelapangan dada” (Heru Saoping)

Cara Indah Menuju Kegagalan

Salam Treelionaire !!
Gara gara keuntungan pertama. Inilah kisah nyata… Seorang sahabat berkata….. : “ Aku pernah kenal dekat dengan sesorang. Dimana sesorang itu aku percaya untuk mengelola proyek yang nilainya besar dari hitungan materi.
Namun waktu itu ia membawa 1 Milyar… Namun aku tertawa….. tidak masalah dia membawa satu milyar dariku. Namun sebenarnya rugi karena awalnya aku akan memberikan lagi sebanyak 10 milyar… “

Apa yang bisa kita petik?.....
“Terlalu cepat ingin memetik hasil boleh jadi jalan terindah menuju kegagalan”.

Boleh jadi masalah yang sedang dihadapi kita ini sangat berat, namun akan lebih berat jika tidak dimbangi dengan sikap yang tepat.

“janganlah terlalu takut terhadap apa yang belum kita hadapi, takutlah terhadap kesalahan yang sedetik telah kita lewati”. (Heru Saoping)

Menikmati Proses Belajar dari Sang Petani

Proseslah yang menyebabkan petani itu kuat dan kekar untuk bertandang.

Salam Treelionaire !!!
Seorang Pak Tani berangkat pagi pulang petang, membanting tulang untuk mencangkul tanah untuk tanamannya. Kemudian ia siram dengan air di pagi hari atau sore, Setelah tanamanya agak besar... banyak bermunculan dari situ rumpu atau tanaman pengganggu, kemudian bu Tani membersihkan rumput itu satu per satu. setelah lebih besar lagi perlu dkasih pupuk agar lebih subur dan lebih bagus tanaman itu.

Hingga tanaman itu besar dan berbulir hingga siap untuk di panen. setelah siap dipanenpun tidak bisa langsung kita nikmati. harus djemur digiling terlebih dulu.... hingga ditanak dan seterusnya hingga kita bisa menikmatinya.
yang bisa kita petik adalah....


Kita hampir susah memahami perjuangan seseorang melainkan kita mampu merasakan dan mensyukuri apa yang kita dapatkan.

Jika mimpi itu tak kunjung datang.... bukan situasi yang salah.... bukan pula orang lain... melainkan bagaimana diri ini menyikapi dengan sikap yang tepat.... bagaimana mengupayakan dengan cara yang tepat.

tidak ada="" cara="" yang="" salah="" melainkan="" tidak="" tepat="" dalam="" menggunakannya=""

Cara tercepat menikmati keberhasilan adalah dengan mensyukuri proses menuju keberhasilan tersebut,

Tuhan tidak pernah melihat hasil dari apa yang dikerjakan hambanya, melainkan seberapa kuat ia menahan kesulitan dalam proses menuju keberhasilannya.


Sebutir nasi…. Itu telah mengalami proses dan perjuangan yang sangat panjang, namun tidak jarang kita menyisakan dan membuangnya sia-sia padahal masih banyak orang yang kelaparan merindukan butir nasi itu.

Peluang itu sangatlah banyak dalam kehidupan ini, namun
semuanya sia-sia karena kita tak pernah mengasah diri untuk mendapatkannya.
ada dua kemungkinan, jika kita tidak keras terhadap kehidupan ini, maka kehidupan akan keras kepada kita.



BERSYUKUR dan BERBAGILAH….

(KEBERHASILAN TAK PERNAH BUTA UNTUK MENGIKUTI YANG HAK UNTUK DIIKUTINYA) (Heru Saoping)


Mudah Jika Tahu Caranya

Mudah jika tahu CARANYA......


Salam Treelionaire.. !!!
Seorang sahabat bertanya pada temannya... "wahai teman.... mengapa yah... kehidupanku seperti ini terus sedari dulu?, hubungan dengan keluarga masih seperti ini dingin-dingin saja.. dengan teman-teman juga belum bisa menghasilkan sesuatu yang bisa bermanfaat, apalagi untuk bisa mengejar mimpi-mimpi itu... seolah olah hanya sebatas coetan diatas kertas yang mugnkin sangat susah direalisasikan".


kemudian sang teman menjawab..... " kawanku pernah memperhatikan buah mangga jatuh dari pohonnya?...... atau bola bulat yang ditendang?."

Iya teman.... "Hubungannya mangga dan bola?"

"Mangga untuk jatuh kebawah.... disamping karena ada pengerak dari gravitasi bumi.... perlu sedikit hal yang menyebabkan gagang buah itu lepas dari tangkainya...., begitu pula dengan bola... agar bisa mengggelinding... perlu ada energi awal yang mendorongnya."

"maksudnya dengan kehidupan apa teman?...."

sebuah kesuksesan hanya perlu sedikit hal yang dirubah dalam hidup ini.... tidak perlu banyak, sedikit saja berbeda... dan bentuk perbedaan itu positif, pasti keberhasilan itu akan mengejar kita, "

Contoh.... jika kita menyisakan waktu 5 menit aja menulis per hari..... apa yang akan terjadi?.. atau jika kita mempomosikan suatu barang 5 orang perhari.... atau jika kita melamar kerja ke p[erusahaan 2 lamaran per hari..., atau kita mencoba megnajukan beasiswa 2 aplikasi per hari...., Atau kita rugi 5 buah cendol untuk dijual dengan harga murah per hari.... mungkin kah berhasil?.

Masalah terbesar kita adalah menunggu sebuah momentum (peluang hidup) menghampiri, merasa cukup dengan sekarang sudah sudah baik..

"Baik saja tidak cukup, mengapa tidak yang terbaik"

Waktu sedikit bukan menjadi alasan untuk berhenti, "keterbatasan adalah cara terbaik tuhan untuk mengajarkan kita kreatif"

"Jangan pernah berharap terhadap apa yang kita impikan berharaplah terhadap apa yang kita kerjakan" (Heru Saoping)
"Bukan perubahan kecil yang kita khawatirkan, bukan pula kegagalan besar yang kita takutkan namun jika kita tidak tumbuh sama sekali, karena tidak ada perubahan besar melainkan dimulai dari yang kecil, tidak ada kegagalan besar melainkan menyerah sebelum melangkah"

Step Up

Orientasi….. Penentu Kebahagiaan…….
Salam Treelionaire... !!!
Orientasi hidup yang tepat, dan orientasi yang jelas penentu kebahagiaan dan kesuksesan yang sesungguhnya.”
Tanggal 27 maret kemarin saya bertemu dengan beberapa guru kehidupan yang ruarr biasa dan misterius dari Negeri Medan. Rangkuman nasehatnya bisa adek renungkan di setiap waktu.
“Dalam kehidupan ini… cobalah berikan haknya untuk tubuh adek. Baik secara jiwa maupu fisiknya. Apabila adek hidup ini adek hanya menghabiskan waktu untuk bermalas-malasan itu berarti adek telah menzolimi tubuh ini dengan tidak memberikan hak jiwa adek yang harus selalu adek isi. Begitu juga dengan fisik ini luangkan waktu sejenak untuk memberikan istirahat dan berinterospeksi diri.”
“Boleh jadi adek berhasil mendapatkan sesuatu yang menjadi impian adek, mobil, rumah, popularitas, jabatan, rumah dll… apakah menjamin adek bahagia?.... Bukan itu…. Cobalah luruskan orientasi hidup adek, apabila adek bahagia dapat tergambar dari sikap perilaku dan kehidupan adek. Sangat bohong jika ia mengatakan bahwa “Aku Bahagia” Sementara ia dalam hidupnya penuh dengan keterpaksaan.”
“Tuhan telah memberikan jalan-jalan yang telah di tentukannya, tergantung bagaimana kita menyikapi dan menjemputnya”.
Tahun 1923, para millionaire berkumpul di Hotel Edge Water Beach
di Chicago, Amerika Serikat mereka adalah orang-orang 8 orang tersukses di zamannya. Namun para miliunaire itu meninggal dalam kondisi kurang menyenangkan di akhir masa hidupnya kurang lebih 25 tahun sesudahnya.
Charles Schwab, CEO Bethlehem Steel, perusahaan besi baja ternama waktu itu. Dia mengalami kebangkrutan total,hingga harus berhutang untuk membiayai 5 tahun hidupnya sebelum meninggal.
Richard Whitney, President New York Stock Exchange. Pria ini harus menghabiskan sisa hidupnya dipenjara Sing Sing.
Jesse Livermore (raja saham "The Great Bear" di Wall Street), Ivar Krueger (CEO perusahaan hak cipta), Leon Fraser (Chairman of Bank of International Settlement), ketiganya memilih mati bunuh diri.

Howard Hupson, CEO perusahaan gas terbesar di Amerika Utara. Hupson sakit jiwa dan meninggal di rumah sakit jiwa.
Arthur Cutton, pemilik pabrik tepung terbesar di dunia, meninggal di negeri orang lain.
Albert Fall, anggota cabinet presiden Amerika Serikat, meninggal di rumahnya ketika baru saja keluar dari penjara.


Apakah mereka bahagia?...
Mereka adalah para milionaire?
Dimanakah letak bahagia itu?


“Anda bisa bahagia sebahagia yang anda dapatkan sekarang, sesukses yang anda impikan esok, maka dari itu bahagialah sekarang dan songsong kesuksesan itu” (Heru Saoping)

Kesempatan tidak datang dua kali....

Kesempatan tidak datang dua kali....

Salam Treelionaire... !!!
Sahabatku, kali ini kita bercerita mengenai seorang anak muda. Anak muda tersebut lulusan universitas ternama di negeri ini... Suatu pagi ia duduk termenung di pos ronda kapling perumahannya.. Dengan wajah lesu ia menatap langit-langit pos. Seraya bergumam.'' Suatu saat nanti aku akan sukses, bekerja pada perusahaan besar dengan kantor yang mewah lagi nyaman kerjanya''... Kenudian dirinya melamun hingga akhirnya tertidur dalam pos ronda tersebut. ia tertidur pulas hingga siang hingga banyak orang berlalu lalang. Kemudian lewat seorang kakek tua renta menghampiri anak muda tersebut. '' sedang apa nak?.. Dari pagi tidak kemana-kemana?. Kemudian anak muda menjawab. ''ya nih kek sedang nunggu panggilan kerja di perusahaan xxx, perusahaan ternama di jakarta''. Kalo ada tawaran kerja mau nak?, membuat rumah?''. Kemudian anak muda menjawab. '' gengsi dong kek, masa lulusan sarjana membuat rumah, ga level kek.'' ''oh....'' kemudian kakek itu pergi meninggalkan anak muda tersebut.

Hari berikutnya, anak muda tersebut duduk berbaring di pos ronda tersebut, kemudian berbaring, melamun, hingga ia tertidur pulas di selimuti angin semilir yang damai serta menyejukan. Kemudian kakek uang kemarin datang serta menghampiri anak muda tersebut. Seraya berkata ''sedang apa nak?, tidak kemana-kemana?.''. Kemudian anak muda itu menjawab, ''sedang menunggu jawaban kerja di perusahaan xxx jakarta kek.''. Nak putra kakek ada kerjaan membangun rumah. mau nak?... Rumah kakek di depan ada pertigaan belok kiri dipojok sana rumah kakek. Ditunggu nak ya.'' kemudian anak muda menjawab ''kek saya ini sudah sarjana, masa disuruh kerja membangun rumah. Ga level kek. Bukan kerjaannya''. Dengan sedikit kesal anak muda menjawab. ''oh....'' Kemudian kakek itu pergi meninggalkan anak muda yang malas tadi Bandung, 3 september 2010
Kesempatan tidak datang dua kali....

Hari ketiga, pagi-pagi ia duduk termenung di pos ronda kapling perumahannya.. Dengan wajah lesu ia menatap langit-langit pos. Seraya bergumam.'' Suatu saat nanti aku akan sukses, bekerja pada perusahaan besar dengan kantor yang mewah lagi nyaman kerjanya'' doa itu ia ucapka setiap pagi... Kenudian dirinya melamun hingga akhirnya ia tertidur pulas hingga siang hingga banyak orang berlalu lalang. Kemudian lewat kakek tua renta menghampiri anak muda tersebut. '' sedang apa nak?.. Dari pagi tidak kemana-kemana?. Kemudian anak muda menjawab. ''ya nih kek sedang nunggu panggilan kerja di perusahaan xxx, perusahaan ternama di jakarta''. Nadanya agak sedikit sinis. ''Kalo ada tawaran kerja mau nak?, membuat rumah?''. Kemudian anak muda menjawab. '' gengsi dong kek, masa lulusan sarjana membuat rumah, ga level kek. Dari kemarin nanya itu lagi nanya itu lagi. Ga ada pertanyaan lain apa?'. nadanya sedikit membentak.' ''oh....'' kemudian kakek itu pergi meninggalkan anak muda tersebut.

Hari berikutnya, anak muda tersebut duduk berbaring di pos ronda tersebut, kemudian berbaring, melamun, hingga ia tertidur pulas seolah-olah angin semilir yang damai serta menyejukan itu membuatnya dibuai dalam angan dan mimpinya. Kemudian kakek yang kemarin datang serta menghampiri anak muda tersebut. Seraya berkata ''sedang apa nak?, tidak kemana-kemana?.''. Kemudian anak muda itu menjawab, ''sedang menunggu jawaban kerja di perusahaan xxx jakarta kek.''. Nak putra kakek ada kerjaan membangun rumah. mau nak?... Rumah kakek di depan ada pertigaan belok kiri dipojok sana rumah kakek. Ditunggu nak ya.'' kemudian anak muda menjawab ''kek saya ini sudah sarjana, masa disuruh kerja membangun rumah. Ga level kek. Bosan saya mendengar pertanyaan itu dari kemarin. Bukan kerjaannya''. Dengan kesal anak muda menjawab. ''oh....'' Kemudian kakek itu pergi meninggalkan anak muda yang malas tersebut.


Pada hari kelima anak muda tersebut melakukan hal yang sama. Haro keenam hari ketujih dan seterusnya. Akan tetapi si kakek yang suka bertanya tidak pernah menampakan diri lagi kehadapannya. Pada hari ke sembilan. Ia sudah ditolak oleh beberapa perusahaan. Lamaran kerjanya tidak ada yang tembus satupun. hingga ia berfikir, ''daripada nganggur ada baiknya tawaran kakek tua renta itu diambil''. Gumamnya. Kemudian ia berdiri dan melangkah menuju arah rumah yang ditunjukan kakek kemarin-kemarin. Rumah demi rumah ia susuri hingga akhirnya dengan susah payah ia sampai juga ke tempat yang dituju. Waw.... Rumahnya bagus sekali.

Kemudian dengan sedikit ragu dan malu, karena dirinya sempat membentak kakek tua renta kemarin. Kemudan dengan pelan ia mengetuk pintu. ''permisi'', hingga beberapa kali ia mengetul pintu. Akan tetapi belum juga ada yang menjawab. Dengan sedikit putus asa ia mengetik pintu kembali ''permisi''. Tidak ada jawaban juga. Hingga akhirnya anak muda tersebut memutuskan untuk kembali.
Tiba-tiba... ''nak muda mencari saya ya...''. Suara itu dari belakang. '' i..iya kek''. Suaranya agal sedikit gugup. Kemudia ia diajak masuk kerumah sang kakek tadi. Waw bagus sekali rumahnya. Dalam hatinya bekata. Kemudia ia menjelaskan maksud dan kedatangannya untuk menagih tawaran kerja si kakek kemarin.

Kemudian si kakek menjelaskan dengan panjang lebar. '' Anak muda, satu minggu yang lalu anak kakek dari jakarta pulang kesini, ia menjekaskan dirinya membutuhkan tenaga kerja lulusan sarjana untuk bekerja bersamanya di perusahaan property ternama di jakarta. Kerjaannya membangun rumah nak. Karena kakek ga tahu kemana mencari kemana tenaga kerja itu kakek melihat adek baru lulus dari S1 nya. Kakek pikir kamu cocok bekerja disini. Namin adek menolak terus tiap kakek tawarin kerja. Ya sudah akhirnya kakek mencari yang lain dan dapat. Sekarang sudah bekerja bersama anak kakek di jakarta.

Tertegun anak muda tersebut mendengar uraian si kakek. ''kenapa dulu ga bilang kek?... ''adek dulu ga nanya''. Dengan ringan kakek menjawab. Penyesalan uang tiada tara bagi anak muda tersebut. Kenapa dulu tudak menghiraukan tawaran si kakek ini.

Sahabatku yang ruarr biasa. Kadang mungkin kita juga sering mendapatkan masalah serupa dalam kehidupan ini. Penyesalan hanya datang di akhir. Kesempatan yidak datang dua kali. Kesempatan bak bola pijar yang berputar-putar seperti bayangan. Dikejar lari jika diam seolah-olah kesempatan itu diam juga.

Sahabat kesempatan bukan untuk ditunggu, kesempatan tidak akan datang dua kali, dan kesempatan tidak datang begitu saja. Maka dari itu ciptakanlah kesempatan itu dan maksimalkan sejak dari sekarang.

Orang-orang sukses adalah orang yang jeli terhadap kesempatan, dan mampu memaksimalkam kesempatan itu. Mengubah tantangan jadi peluang. Meciptakan kesempatan dalam kesempitan. (Heru Saoping)