Minggu, 06 November 2011

Menikmati Proses Belajar dari Sang Petani

Proseslah yang menyebabkan petani itu kuat dan kekar untuk bertandang.

Salam Treelionaire !!!
Seorang Pak Tani berangkat pagi pulang petang, membanting tulang untuk mencangkul tanah untuk tanamannya. Kemudian ia siram dengan air di pagi hari atau sore, Setelah tanamanya agak besar... banyak bermunculan dari situ rumpu atau tanaman pengganggu, kemudian bu Tani membersihkan rumput itu satu per satu. setelah lebih besar lagi perlu dkasih pupuk agar lebih subur dan lebih bagus tanaman itu.

Hingga tanaman itu besar dan berbulir hingga siap untuk di panen. setelah siap dipanenpun tidak bisa langsung kita nikmati. harus djemur digiling terlebih dulu.... hingga ditanak dan seterusnya hingga kita bisa menikmatinya.
yang bisa kita petik adalah....


Kita hampir susah memahami perjuangan seseorang melainkan kita mampu merasakan dan mensyukuri apa yang kita dapatkan.

Jika mimpi itu tak kunjung datang.... bukan situasi yang salah.... bukan pula orang lain... melainkan bagaimana diri ini menyikapi dengan sikap yang tepat.... bagaimana mengupayakan dengan cara yang tepat.

tidak ada="" cara="" yang="" salah="" melainkan="" tidak="" tepat="" dalam="" menggunakannya=""

Cara tercepat menikmati keberhasilan adalah dengan mensyukuri proses menuju keberhasilan tersebut,

Tuhan tidak pernah melihat hasil dari apa yang dikerjakan hambanya, melainkan seberapa kuat ia menahan kesulitan dalam proses menuju keberhasilannya.


Sebutir nasi…. Itu telah mengalami proses dan perjuangan yang sangat panjang, namun tidak jarang kita menyisakan dan membuangnya sia-sia padahal masih banyak orang yang kelaparan merindukan butir nasi itu.

Peluang itu sangatlah banyak dalam kehidupan ini, namun
semuanya sia-sia karena kita tak pernah mengasah diri untuk mendapatkannya.
ada dua kemungkinan, jika kita tidak keras terhadap kehidupan ini, maka kehidupan akan keras kepada kita.



BERSYUKUR dan BERBAGILAH….

(KEBERHASILAN TAK PERNAH BUTA UNTUK MENGIKUTI YANG HAK UNTUK DIIKUTINYA) (Heru Saoping)


Mudah Jika Tahu Caranya

Mudah jika tahu CARANYA......


Salam Treelionaire.. !!!
Seorang sahabat bertanya pada temannya... "wahai teman.... mengapa yah... kehidupanku seperti ini terus sedari dulu?, hubungan dengan keluarga masih seperti ini dingin-dingin saja.. dengan teman-teman juga belum bisa menghasilkan sesuatu yang bisa bermanfaat, apalagi untuk bisa mengejar mimpi-mimpi itu... seolah olah hanya sebatas coetan diatas kertas yang mugnkin sangat susah direalisasikan".


kemudian sang teman menjawab..... " kawanku pernah memperhatikan buah mangga jatuh dari pohonnya?...... atau bola bulat yang ditendang?."

Iya teman.... "Hubungannya mangga dan bola?"

"Mangga untuk jatuh kebawah.... disamping karena ada pengerak dari gravitasi bumi.... perlu sedikit hal yang menyebabkan gagang buah itu lepas dari tangkainya...., begitu pula dengan bola... agar bisa mengggelinding... perlu ada energi awal yang mendorongnya."

"maksudnya dengan kehidupan apa teman?...."

sebuah kesuksesan hanya perlu sedikit hal yang dirubah dalam hidup ini.... tidak perlu banyak, sedikit saja berbeda... dan bentuk perbedaan itu positif, pasti keberhasilan itu akan mengejar kita, "

Contoh.... jika kita menyisakan waktu 5 menit aja menulis per hari..... apa yang akan terjadi?.. atau jika kita mempomosikan suatu barang 5 orang perhari.... atau jika kita melamar kerja ke p[erusahaan 2 lamaran per hari..., atau kita mencoba megnajukan beasiswa 2 aplikasi per hari...., Atau kita rugi 5 buah cendol untuk dijual dengan harga murah per hari.... mungkin kah berhasil?.

Masalah terbesar kita adalah menunggu sebuah momentum (peluang hidup) menghampiri, merasa cukup dengan sekarang sudah sudah baik..

"Baik saja tidak cukup, mengapa tidak yang terbaik"

Waktu sedikit bukan menjadi alasan untuk berhenti, "keterbatasan adalah cara terbaik tuhan untuk mengajarkan kita kreatif"

"Jangan pernah berharap terhadap apa yang kita impikan berharaplah terhadap apa yang kita kerjakan" (Heru Saoping)
"Bukan perubahan kecil yang kita khawatirkan, bukan pula kegagalan besar yang kita takutkan namun jika kita tidak tumbuh sama sekali, karena tidak ada perubahan besar melainkan dimulai dari yang kecil, tidak ada kegagalan besar melainkan menyerah sebelum melangkah"

Step Up

Orientasi….. Penentu Kebahagiaan…….
Salam Treelionaire... !!!
Orientasi hidup yang tepat, dan orientasi yang jelas penentu kebahagiaan dan kesuksesan yang sesungguhnya.”
Tanggal 27 maret kemarin saya bertemu dengan beberapa guru kehidupan yang ruarr biasa dan misterius dari Negeri Medan. Rangkuman nasehatnya bisa adek renungkan di setiap waktu.
“Dalam kehidupan ini… cobalah berikan haknya untuk tubuh adek. Baik secara jiwa maupu fisiknya. Apabila adek hidup ini adek hanya menghabiskan waktu untuk bermalas-malasan itu berarti adek telah menzolimi tubuh ini dengan tidak memberikan hak jiwa adek yang harus selalu adek isi. Begitu juga dengan fisik ini luangkan waktu sejenak untuk memberikan istirahat dan berinterospeksi diri.”
“Boleh jadi adek berhasil mendapatkan sesuatu yang menjadi impian adek, mobil, rumah, popularitas, jabatan, rumah dll… apakah menjamin adek bahagia?.... Bukan itu…. Cobalah luruskan orientasi hidup adek, apabila adek bahagia dapat tergambar dari sikap perilaku dan kehidupan adek. Sangat bohong jika ia mengatakan bahwa “Aku Bahagia” Sementara ia dalam hidupnya penuh dengan keterpaksaan.”
“Tuhan telah memberikan jalan-jalan yang telah di tentukannya, tergantung bagaimana kita menyikapi dan menjemputnya”.
Tahun 1923, para millionaire berkumpul di Hotel Edge Water Beach
di Chicago, Amerika Serikat mereka adalah orang-orang 8 orang tersukses di zamannya. Namun para miliunaire itu meninggal dalam kondisi kurang menyenangkan di akhir masa hidupnya kurang lebih 25 tahun sesudahnya.
Charles Schwab, CEO Bethlehem Steel, perusahaan besi baja ternama waktu itu. Dia mengalami kebangkrutan total,hingga harus berhutang untuk membiayai 5 tahun hidupnya sebelum meninggal.
Richard Whitney, President New York Stock Exchange. Pria ini harus menghabiskan sisa hidupnya dipenjara Sing Sing.
Jesse Livermore (raja saham "The Great Bear" di Wall Street), Ivar Krueger (CEO perusahaan hak cipta), Leon Fraser (Chairman of Bank of International Settlement), ketiganya memilih mati bunuh diri.

Howard Hupson, CEO perusahaan gas terbesar di Amerika Utara. Hupson sakit jiwa dan meninggal di rumah sakit jiwa.
Arthur Cutton, pemilik pabrik tepung terbesar di dunia, meninggal di negeri orang lain.
Albert Fall, anggota cabinet presiden Amerika Serikat, meninggal di rumahnya ketika baru saja keluar dari penjara.


Apakah mereka bahagia?...
Mereka adalah para milionaire?
Dimanakah letak bahagia itu?


“Anda bisa bahagia sebahagia yang anda dapatkan sekarang, sesukses yang anda impikan esok, maka dari itu bahagialah sekarang dan songsong kesuksesan itu” (Heru Saoping)

Kesempatan tidak datang dua kali....

Kesempatan tidak datang dua kali....

Salam Treelionaire... !!!
Sahabatku, kali ini kita bercerita mengenai seorang anak muda. Anak muda tersebut lulusan universitas ternama di negeri ini... Suatu pagi ia duduk termenung di pos ronda kapling perumahannya.. Dengan wajah lesu ia menatap langit-langit pos. Seraya bergumam.'' Suatu saat nanti aku akan sukses, bekerja pada perusahaan besar dengan kantor yang mewah lagi nyaman kerjanya''... Kenudian dirinya melamun hingga akhirnya tertidur dalam pos ronda tersebut. ia tertidur pulas hingga siang hingga banyak orang berlalu lalang. Kemudian lewat seorang kakek tua renta menghampiri anak muda tersebut. '' sedang apa nak?.. Dari pagi tidak kemana-kemana?. Kemudian anak muda menjawab. ''ya nih kek sedang nunggu panggilan kerja di perusahaan xxx, perusahaan ternama di jakarta''. Kalo ada tawaran kerja mau nak?, membuat rumah?''. Kemudian anak muda menjawab. '' gengsi dong kek, masa lulusan sarjana membuat rumah, ga level kek.'' ''oh....'' kemudian kakek itu pergi meninggalkan anak muda tersebut.

Hari berikutnya, anak muda tersebut duduk berbaring di pos ronda tersebut, kemudian berbaring, melamun, hingga ia tertidur pulas di selimuti angin semilir yang damai serta menyejukan. Kemudian kakek uang kemarin datang serta menghampiri anak muda tersebut. Seraya berkata ''sedang apa nak?, tidak kemana-kemana?.''. Kemudian anak muda itu menjawab, ''sedang menunggu jawaban kerja di perusahaan xxx jakarta kek.''. Nak putra kakek ada kerjaan membangun rumah. mau nak?... Rumah kakek di depan ada pertigaan belok kiri dipojok sana rumah kakek. Ditunggu nak ya.'' kemudian anak muda menjawab ''kek saya ini sudah sarjana, masa disuruh kerja membangun rumah. Ga level kek. Bukan kerjaannya''. Dengan sedikit kesal anak muda menjawab. ''oh....'' Kemudian kakek itu pergi meninggalkan anak muda yang malas tadi Bandung, 3 september 2010
Kesempatan tidak datang dua kali....

Hari ketiga, pagi-pagi ia duduk termenung di pos ronda kapling perumahannya.. Dengan wajah lesu ia menatap langit-langit pos. Seraya bergumam.'' Suatu saat nanti aku akan sukses, bekerja pada perusahaan besar dengan kantor yang mewah lagi nyaman kerjanya'' doa itu ia ucapka setiap pagi... Kenudian dirinya melamun hingga akhirnya ia tertidur pulas hingga siang hingga banyak orang berlalu lalang. Kemudian lewat kakek tua renta menghampiri anak muda tersebut. '' sedang apa nak?.. Dari pagi tidak kemana-kemana?. Kemudian anak muda menjawab. ''ya nih kek sedang nunggu panggilan kerja di perusahaan xxx, perusahaan ternama di jakarta''. Nadanya agak sedikit sinis. ''Kalo ada tawaran kerja mau nak?, membuat rumah?''. Kemudian anak muda menjawab. '' gengsi dong kek, masa lulusan sarjana membuat rumah, ga level kek. Dari kemarin nanya itu lagi nanya itu lagi. Ga ada pertanyaan lain apa?'. nadanya sedikit membentak.' ''oh....'' kemudian kakek itu pergi meninggalkan anak muda tersebut.

Hari berikutnya, anak muda tersebut duduk berbaring di pos ronda tersebut, kemudian berbaring, melamun, hingga ia tertidur pulas seolah-olah angin semilir yang damai serta menyejukan itu membuatnya dibuai dalam angan dan mimpinya. Kemudian kakek yang kemarin datang serta menghampiri anak muda tersebut. Seraya berkata ''sedang apa nak?, tidak kemana-kemana?.''. Kemudian anak muda itu menjawab, ''sedang menunggu jawaban kerja di perusahaan xxx jakarta kek.''. Nak putra kakek ada kerjaan membangun rumah. mau nak?... Rumah kakek di depan ada pertigaan belok kiri dipojok sana rumah kakek. Ditunggu nak ya.'' kemudian anak muda menjawab ''kek saya ini sudah sarjana, masa disuruh kerja membangun rumah. Ga level kek. Bosan saya mendengar pertanyaan itu dari kemarin. Bukan kerjaannya''. Dengan kesal anak muda menjawab. ''oh....'' Kemudian kakek itu pergi meninggalkan anak muda yang malas tersebut.


Pada hari kelima anak muda tersebut melakukan hal yang sama. Haro keenam hari ketujih dan seterusnya. Akan tetapi si kakek yang suka bertanya tidak pernah menampakan diri lagi kehadapannya. Pada hari ke sembilan. Ia sudah ditolak oleh beberapa perusahaan. Lamaran kerjanya tidak ada yang tembus satupun. hingga ia berfikir, ''daripada nganggur ada baiknya tawaran kakek tua renta itu diambil''. Gumamnya. Kemudian ia berdiri dan melangkah menuju arah rumah yang ditunjukan kakek kemarin-kemarin. Rumah demi rumah ia susuri hingga akhirnya dengan susah payah ia sampai juga ke tempat yang dituju. Waw.... Rumahnya bagus sekali.

Kemudian dengan sedikit ragu dan malu, karena dirinya sempat membentak kakek tua renta kemarin. Kemudan dengan pelan ia mengetuk pintu. ''permisi'', hingga beberapa kali ia mengetul pintu. Akan tetapi belum juga ada yang menjawab. Dengan sedikit putus asa ia mengetik pintu kembali ''permisi''. Tidak ada jawaban juga. Hingga akhirnya anak muda tersebut memutuskan untuk kembali.
Tiba-tiba... ''nak muda mencari saya ya...''. Suara itu dari belakang. '' i..iya kek''. Suaranya agal sedikit gugup. Kemudia ia diajak masuk kerumah sang kakek tadi. Waw bagus sekali rumahnya. Dalam hatinya bekata. Kemudia ia menjelaskan maksud dan kedatangannya untuk menagih tawaran kerja si kakek kemarin.

Kemudian si kakek menjelaskan dengan panjang lebar. '' Anak muda, satu minggu yang lalu anak kakek dari jakarta pulang kesini, ia menjekaskan dirinya membutuhkan tenaga kerja lulusan sarjana untuk bekerja bersamanya di perusahaan property ternama di jakarta. Kerjaannya membangun rumah nak. Karena kakek ga tahu kemana mencari kemana tenaga kerja itu kakek melihat adek baru lulus dari S1 nya. Kakek pikir kamu cocok bekerja disini. Namin adek menolak terus tiap kakek tawarin kerja. Ya sudah akhirnya kakek mencari yang lain dan dapat. Sekarang sudah bekerja bersama anak kakek di jakarta.

Tertegun anak muda tersebut mendengar uraian si kakek. ''kenapa dulu ga bilang kek?... ''adek dulu ga nanya''. Dengan ringan kakek menjawab. Penyesalan uang tiada tara bagi anak muda tersebut. Kenapa dulu tudak menghiraukan tawaran si kakek ini.

Sahabatku yang ruarr biasa. Kadang mungkin kita juga sering mendapatkan masalah serupa dalam kehidupan ini. Penyesalan hanya datang di akhir. Kesempatan yidak datang dua kali. Kesempatan bak bola pijar yang berputar-putar seperti bayangan. Dikejar lari jika diam seolah-olah kesempatan itu diam juga.

Sahabat kesempatan bukan untuk ditunggu, kesempatan tidak akan datang dua kali, dan kesempatan tidak datang begitu saja. Maka dari itu ciptakanlah kesempatan itu dan maksimalkan sejak dari sekarang.

Orang-orang sukses adalah orang yang jeli terhadap kesempatan, dan mampu memaksimalkam kesempatan itu. Mengubah tantangan jadi peluang. Meciptakan kesempatan dalam kesempitan. (Heru Saoping)

Pesan Kakak Untukku

Salam Treelionaire... !!!
Untuk adekku yang kucintai
Adekku.......
Dengan seiring berjalannya waktu, Tuhan telah banyak membukakan tabir kehidupan kepadaku, dengan segala lika-liku yang terkadang orang malas untuk menceritakan keanggunan pemaknaannya, namun bangga untuk menceritakan keakuan-nya.... Banyak orang mengatakan kehidupan namun dangkal karena tiada pemaknaan pengalaman di dalamnya, namun yang memaknai hidup ini, kadang segan untuk menceritakan karena takut melunturkan ketawaduannya.

Adeku yang baik,....
Dikala muda kita hanya sebatas tahu.... apakah yang banyak menghancurkan manusia dimuka bumi ini....
1. Cinta (Pasanganmu)

Banyak orang muda mengatakan cinta... karena saatnya bagi kaum muda untuk jatuh cinta, namun adekku.. cinta bukan sekadar kata “ I Love U”, Berikanlah cinta kepada yang haq untuk menerimanya. Seperti apa sih cinta itu?....
Seperti Tuhan mengasihi manusia, ibu mengasihi adek,... namun terkadang kita salah dalam menafsirkannya, perasaan aneh itu ada dan sangat meracuni hidupmu saat hatimu jauh dari yang menciptakan jiwamu. Bahkan tidak jarang engkau menghardik atau berbohong kepada Ibu dan Ayah..... Sadarkah adekku....
Hanya pasanganmu yang pertama kali menerima kebahagianmu, namun hanya ibumu yang pertama kali menerima kesedihanmu, Hanya duniamu yang pertama kali kau dekati saat kesenanganmu, namun Tuhanlah yang pastinya pertama kau dekati saat menderitamu.
Padahal.... Hanya Tuhanmu yang memberikan kebaikan dan kehidupanmu yang tidak pernah mungkin engau bisa mebalasnya, Hanya ibumu yang benar-benar tulus mencintaimu jika engkau tak pernah melukai hatinya....
Berapa kali kau mengecewakan Tuhanmu.... berapa sering engkau membuat ibu kita menangis?
Belajarlah adeku.... sedikit pengorbanan waktumu untuk menyongsong masa depanmu, menahan rasa suka kepada kawanmu hingga akhirnya menjadi medan pendorong kesuksesanmu.
Berhati-hatilah kepada teman-temanmu... hanya teman sejatimu yang selalu ada di masa perjuanganmu walaupun nanti boleh jadi kamu melupakannya. Hanya sahabat setiamu yang selalu mendengarkan dan mensuportmu, boleh jadi sebenarnya ulahmu menyakitinya.

Adekku yang baik.....
2. Prestise (Tahta)
Kadang kita mengejar mati-matian untuk dikatakan orang sebagai orang baik. Kadang kita menghalalkan berbagai cara agar nilai ujian bagus, kadang kita rela berbohong agar dikatakan orang ini dan itu... Berapa orang yang tersakiti karena kita ingin mengejar pujian, berapa orang yang harus sakit hati karena keangkuhanmu hanya karena ingin mendapatkan pengakuan.
Tahta bukan hanya sebatas jabatan di kantor atau diorganisasi, atau diperusahaan. Namun hal yang sering kita lupakan adalah keinginan pengakuan dan pujian. Karena ingin dikatakan kaya kita menghardik kaum duafa, karena ingin dikatakan hebat kita keasyikan dengan barang-barang mewah, atau kehidupan gelamor lainnya.
Adekku yang baik...
Tidakkah ada cara lain yang mampu membuat hatimu bahagia?... Banyak orang yang perlu dirimu akui... banyak orang hebat yang perlu engkau hargai... Jadikanlah prestasimu membuat kebahagiaan bagi orang lain.

Adekku yang baik,
3. Kekayaan
Banyak dari orang-orang disekeliling kita mengejar kehidupan kekayaan untuk lebih dari sekedar layak. Namun sadarkah adekku..... Itu semua tidak menyebababkan dirimu dihargai... tidak menyebabkan dirimu di segani, tidak menyebabkan dirimu bahagia. Kebanyakan kakak-kakak kita berjuang mati-matian demi keluarga... namun sangat dianyangkan terkadang mereka melupakan sejatinya.... untuk apa hidup ini sebenarnya. Untuk bermenwah-mewahan?... berlomba-lomba dalam mengumpulkan harta?....
Adekku......
Orang menilai mu.. orang menghargaimu maupun menyeganimu karena dirimu mampu menjadikan sesuatu itu bernilai. Jadilah orang paling bernilai bagi orang lain disekelilingmu itulah kekayaan yang sesungguhnya. (Heru Saoping)

Adekku.....
Cinta yang benar akan membawa dirimu kejalan yang benar.... yang membawakanmu prestasi yang sejatinya kekayaan yang berlimpah kepadamu..
Belajarlah berkorban.... 
Berkorban waktumu untuk masa depanmu......
Berkorban cinta sesaatmu untuk mendapatkan cinta sejati-Nya........
Berkorban keakuanmu untuk prestasi kebesaranmu..........
Berkorban kesenanganmu untuk kezuhudanmu.....
Berkorban kesombonganmu untuk keanggunan akhlaqmu.....
Berkorban hartamu untuk menumpuk kekayaan hatimu..........


Cinta, tahta dan jabatan pastilah akan mengejarmu......
Semangat berkorban dihari berbahagia....

Senin, 02 Mei 2011

“KUPANTASKAN DIRIKU AGAR TUHAN MENYAYANGIKU”

“KUPANTASKAN DIRIKU AGAR TUHAN MENYAYANGIKU”
Salam Treelionaire... !!!
Seiring berjalannya waktu, bergulirnya usiaku bertambah, aku teringat perkataan guruku yang sangant menginspirasi ” Waktu mengubah semua hal, kecuali kita. Kita mungkin menua dengan berjalanannya waktu, tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus
mengubah diri kita sendiri”.
Aku sudah memimpikan banyak hal. Banyak mimpi, yang sudah aku tempelkan didinding-dinding yang sering aku lalui. Jalan yang sering aku lewati, dengan tujuan agar mampu menginspirasiku dalam setiap waktu. 3 tahun telah berlalu, waktu-waktuku menggembar-gemborkan mimpiku ke setiap orang yang aku kenal, yang aku tahu. Akan tetapi hasilnya. Kadang ku tersenyum tersipu malu. Bukti yang aku perbuat belum menghasilkan. Memaksaku untuk terus action merealisasikan mimpi-mimpi itu.
Semakin lama semakin ku tersadar. Kenapa aku belum juga mendapatkan mimpi-mimpi itu?.. adakah yang salah dengan diriku, kurang apa diriku dalam merealisasikan mimpi itu?... bukankah aku sudah melakukan yang terbaik didalam setiap helaan nafasku. Disiang hari aku bekerja. Malam hari tetap bekerja, dini hari aku juga belum istirahat. Demi tercapai mimpi-mimpi itu.
Sebagai manusia yang normal. Aku juga merasa jenuh, merasa capek, merasa sedih terhadap diriku sendiri, mengapa impianku tak kunjung datang. Aku berusaha untuk tegar, walaupun aku sendiri tidak dapat berbohong, orang tuaku, orang-orang yang aku cintai menanyakan, “kapan kamu sukses nak?,”.” kapan kamu sukses dik?, “.”kapan kamu sukses mas?,” .
Dalam hatiku menjerit, perihhh rasanya hati ini, aku merasa sudah aku lakukan semuanya untuk mencapai kesuksesan itu, hasilnya.. aku tidak tahu. Yang aku tahu aku hanya merasa apa yang hasilkan jauh dibawah harapan orang-orang yang aku cintai. Bukannya aku tidak ingin berusaha lagi, perih hatiku rasanya. seolah-olah perjuangan hidup matiku antara ada dan tiadaku tidak ada yang menghargai.
Aku berdoa siang dan malam, aku berusaha siang dan malam, sampai aku mengurangi, makan, aku mengurangi tidur, aku bahkan tidak menikmati masa mudaku yang bisa have fun dengan teman-teman, nongkrong-nongkrong di mall-mall, di cafe, bahkah nongkrong di jembatanpun aku tidak pernah. Dalam benakku yang hanya adalah impianku, impianku, impian orang-orang yang aku cintai. Tidak ada yang lain. Selesai.
Apakah Tuhan tidak sayang kepadaku, ataukah emang aku hanya ditakdirkan jadi orang biasa-biasa saja yang tanpa makna dimuka bumi ini. STRESSSS hidup ini rasanya. Kepada siapa lagi aku mengadu wahai Tuhanku... kepada siapa lagi aku berharap, kepada siapa lagi aku memohon.
Sekarang aku sakit, aku sakit karena beban stress kerjaku terlalu tinggi, otakku lelah dibebani segala tugas yang harus selesai dengan segala target yang tinggi yang telah aku buat. Remuk rasanya hati ini. Aku paksakan diriku untuk mengerjakan lebih, fatal malahan akibatnya. Gagal rencana mingguan ku minggu ini. Habis semua uangku untuk berobat. Yang tersisa hanya senyuman alami dari bibirku. Yang penuh dengan segala kebimbangan. Antara hidup dan mati. Bangun atau jatuh sekalian?.....
Hingga akhirnya aku teringat cerita seorang sahabat, sahabat baikku menginspirasi diriku dengan sebuah cerita:
“Sahabatku, pada suatu ketika ada dua orang pengamen datang kepadamu pengamen yang satu dengan suara yang jelek, memekakan telingamu, nyanyinya tidak jelas, menyebalkan dan membuatmu jengkel. Apa yang kamu lakukan?..... Pastinya kamu akan memberikan uang dan menyuruhnya pergi dengan segera. Kamu akan males dengannya, sehingga kamu meberikan koinmu dengan segera agar dia cepat-cepat pergi dari hadapanmu.
Sekarang yang kedua, pengamen itu menyanyikan lagu yang kamu sukai, denga nada yang indah membuatmu damai, tenang dan nyaman, baik, apa yang akan kamu lakukan?...... Pastinya kamu akan membiarkannya menyelesaikan lagunya sampai selesai, bahkan mungkin kamu akan request lagi untuk mnyanikan lagu lain yang kamu suka. Pastinya kamu juga akan memberi tips kepada pengamen yang kedua ini lebih banyak dari yang pertama.
Intinya sahabatku, mungkin Tuhan belum memberikan apa yang kamu impikan, agar kamu seperti pengamen yang kedua tadi, agar kamu semakin baik, semakin pantas untuk mendapatkan jauh yang lebih baik dari impianmu. Karena Tuhan Maha tahu atas segala kebutuhan dan harapan setiap makluknya. Ada dua orang hamba, yang satu ibadahnya bagus, amalannya baik, hatinya bersih, akhlaknya mulia, yang satu orangnya kasar, berdarah dingin dan sebagainya. Jika keduanya meminta hal yang sama. Apa yang akan Tuhan Lakukan?.... Tuhan akan memberikan kepada orang kedua ini dengan cepat-cepat untuk menjatuhkannya. Sedangkan meberikan kepada orang yang pertama agak lama karena Tuhan senang dengan Doanya. Urusannya dengan kamu, Mungkin kamu belum pantas untuk mendapatkan impian tersebut.

Maka pantaskan dirimu agar Tuhan memberikan yang jauh lebih baik dari apa yang kamu impikan. Pantaskan dirimu untuk menerima pemberian Tuhan yang tiada ternilai harganya, kemulyaan dunia ini yang kamu impikan beserta kemuliaan akheratnya.“ (Heru Saoping)
SEMOGA MENGINSPIRASI

menjadi peberani

Salam Treelionaire... !!!
“Rasa takutmu adalah peluangmu menjadi peberani, rasa malasmu adalah peluang menuju lompatan kesuksesan”.
Malas..... malas... malas.... banget rasanya hari ini. Aku serasa jenuh rasanya aktivitasku seharian. Sehingga aku hampir hampir lupa aku mempunyai kebiasaan untuk menoreh kata-kata dalam dalam tulisan ini.. awalnya aku terasa sangat malas, dan sungkan aku menulis pada hari ini. Akan tetapi aku tahu jika aku mengundur aktifitas rutinku satu hari saja bisa dijamin hari berikutnya aktifitas itu tidak akan menjadi aktifitas atau habbitku lagi. So aku mau tidak mau memaksakan diri untuk mencari infiras agar aku dapat menulis pada hari ini. Aku pergi ke sebuah gunung untuk mencari inspirasi. Sampai malam hari aku disana, akan tetapi belum kuasa juga aku untuk menuliskan kata-kata. Rasa males itu sangat menghantui ku. Aku bosan dengan keadaan itu akhirnya aku pulang untuk mencari inpirasi agar aku mau menulis. Aku turun ke bawah ke kota tempat tinggalku. Setelah sampai dirumah belum uga aku dapat menulis. Pusing rasanya aku harus menulis apa. Padahal tadi siang aku menyempatkan untuk pulang kantor lebih awal agar aku dapat menulus. Tetapi apa yang terjadi?
Tidak juga menulis...
Streeesss aku....
Karena aku belum juga mampu menghilangkan rasa males itu aku buka Video keluargaku saat liburan tahun lalu ke pangandaran, aku tonton sesaat, waw.. agak sedikit berkurang rasa malas itu. Tapi belum juga tangan in menuliskan sesuatu... udahlah aku capek mau tidur saja.
Sebelum aku tidur aku menocba menerawang mengevaluasi kerjaanku seharian, aktivitasku pada hari tadi, aku bertanya pada diriku sendiri, “sudahkah aku bermanfaat bagi orang banyak hari ini?”
Belum. Aku bertanya lagi, “Sudahkah hari ini aku menjadi orang yang bermanfaat bagi orang-orang yang aku cintai?”. Belum. Kemudian aku bergegas membuka dreambook aku. Aku lihat aku pandangi foto-foto orang yang sangat aku cintai. Istriku... wajahnya tersenyum, seolah-olah ingin mengatakan, “jadilah pahlawan untukku”. Kemudian aku pandangi wajah kedua orang tuaku. Mereka tersenyum, seolah-olah ingin mengatakan, “jadilah kebanggan keluargamu. Untuk hari ini saja”.....
Aku tersentak aku langsung membuka dan mencatatkan sesuat di target harianku,..... mencatat.
“Hanya orang takut yang bisa berani, karena
keberanian adalah melakukan sesuatu yang
ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan
punya kesempatan untuk bersikap berani”


Semoga menginspirasi.
Salam Sukses salam ProffesionaL