Rabu, 26 September 2012

Belajar Bersyukur



“Hargai apa yang anda miliki sekarang, kebahagiaan hanya akan datang kepada mereka yang mampu bersyukur, menghargai dan ikhlas terhadap apa yang diterimanya.”



Dikisahkan disudut teluk yang curam tinggalah seekor induk burung pipit memiliki 3 telur yang sedang dieraminya.  Pada sore itu suasana teluk sedang kurang baik. Cuaca yang buruk, gelap riuh badai sangat kentara dikala itu.
Tiba-tiba kreek !
Bunyi salah satu telur itu burung itu pecah dan cit...citt..citt keluarlah dari bulatan telur itu seekor pipit baru. Kita sebut saja pipit 1 dengan senangnya sang induk kemudian terbang mencari makanan untuk pipit yang baru menetas tersebut . Tidak lama kemudian sang induk datang  membawa ulat di paruhnya untuk sang pipit tercinta.
Cit..citt..cittt dengan kegirangan pipit 1 melompat-lompat siap menerima jatah  makanan dari sang induk. Tiba-tiba kreek ! telur ke 2 menetas. Kita sebut saja dia si pipit 2. Sang induk senang  melihat kedua telurnya menetas dengan baik dan sempurna. Cit....citt...cittt kedua pipit tersebut berebut ulat yang ada di paruh induknya. Sebagai ibu yang bijak maka induk tersebut memberikan ulat itu kepada pipit 1 yang sejak tadi menunggu lama. Hingga akhirnya terdiamlah pipit 1 sedangkan pipit 2 masih tetap merengek-rengek meminta jatah makannya. Melihat keadaan seperti itu sang induk segera terbang untuk mencari makanan lagi demi pipit 2 yang ia cintai.
Dilain pihak pipit 2 berfikir dalam hatinya ia membayangkan pada saat pipit ke 3 menetas dan sama seperti dirinya membutuhkan makanan. Pastinya mau tidak mau mereka bertiga  harus berebut makanan dari sang induk. Ia membayangkan pada saat itu induknya hanya membawa 1 ulat kakaknya mematuk adiknya juga mematuk dia di tengah-tengah, kemudian kakak dan adiknya berebut ia ikut menggigit di tengahnya tiba-tiba putus. Kakaknya kebagian kepalanya adiknya kebagian ekornya dia yang di tengah hanya menggigit jari tidak mendapatkan apa-apa. Ia geram dalam hati kecilnya tidak rela dan ia ingin menyingkirkan kedua saudaranya.
Kemudian pipit 2 berjalan mendekati telur terakhir. Dengan pelan dan perlahan ia dorong telur tersebut. Pelan-pelan terus pelan-pelan dengan seluruh tenaga yang ia miliki ia berupaya mengulingkan telur adenya. Dan akhirnya.........
Nguuuiiiingg......prakk !!!!!
 Telur itu terjatuh kedalam kubangan dan menimpa ujung karang yang sangat tajam . Pecahlah  dengan seketika.
Melihat kejadian itu sang pipit 1 mendekati  adiknya kemudian ia berjalan ingin melihat saudaranya
Kemudian bersoraklah sang pipit 2 tersebut. Ia merasa bangga dan menang atas kejadian yang baru saja terjadi. Disamping pada waktu itu juga ia melihat sang induk terbang dibawah dengan membawa makanan untuk dirinya...
Ciit... ciit.. ciiitttt...!!!! Ia menyambutnya dengan gembira.
Badai semakin dekat, diatas berputar-putar burung elang yang sedanag mencari perlindungan saat badai tiba. Angin bergemuruh... diiringi ombak yang semakin tinggi semakin besar. Gelap sudah dimana-dimana, menandakan sang badai datang. Tiba-tiba ........
“TARRRR..........!!!”
Suara petir keras menyambar induknya yang sedang loncat-loncat mendekati dirinya.
Ciit... ciit... ciit.... !!!! Dengan ketakutan ia berteriak, ia menagis, menjerit bersama gemuruhnya angin,  dentuman ombak dan badai yang menggema.

“Kadang kita akan menyadari sesuatu itu akan terasa berguna saat sesuatu itu telah tidak ada dihadapan kita.” 


Menyesal  itu tidak akan pernah datang didepan. 

Dan  hanya karena tidak mampu menghargai yang Tuhan berikan kepada kita, kita terjerembab kedalam penyesalan yang nyata.

Tidak ada kejadian yang terjadi secara kebetulan, kejadian itu merupakan sebuah kepastian yang yang pastinya yang terbaik bagi kita.”





                                                              Pembibitan Albasyiah-

Sabtu, 07 Januari 2012

Luapan Emosi.


Salam Treelionaire!

Hal yang menyebabkan kita semakin bijak dan elegan, atau menyebabkan anda semakin terpuruk dan hancur.

Parameter tingkat kedewasaan seseorang bisa dilihat sejauh mana ia mampu mengontrol emosi untuk hal yang lebih baik.

Susah memang jika belum terbiasa akan pengelolaan emosi. Justru Karena susah itulah sedikit orang bijak dan sangat langka orang berwibawa.  Karena tidak semua orang bisa dan tidak semua orang mampu.
Kemampuan mengontrol emosi itu laksana mengendalikan kuda binal yang liar. Jika kita salah dalam penanganannya maka sangat membahayakan bagi diri sendiri.  Pertanyaan bagaimana cara  mengelolanya?

3 Point saat emosi itu tidak terkendali :
·       Emosi, marah-marah dan ingin meluapkan kemarahan kepada apapun yang bisa dijangkau dikala itu.
·       Menyalahkan orang lain atau apapun yang memungkinkan mampu menyelamatkan  kesalahan yang telah kita perbuat.
·       Mengeluh atau berkeluh kesah, meyesali atau mencoba mencari dukungan untuk membenarkan kesalahannya.
·        
Solusinya seperti apa :

Jika anda "benar" maka anda tidak perlu marah, dan jika anda "salah" maka anda tidak layak marah.

Pemimpin yang bijak tahu kesalahan, dan mampu mengakui bahwa segala kesalahan itu karena dirinya yang telat dalam menangani masalah itu.

Sang pemenang akan mengakui kesalahannya dan meminta maaf serta berfokus diri untuk jauh lebih baik membangun spirit kemenangan yang sesungguhnya.  
                         
Lebih baik mengalah untuk menang daripada menang untuk kalah.  Jauh lebih berharga saat mengalah kala berlatih dan menang saat bertanding dibanding kalah saat bertanding.

Sahabatku…. Emosi itu bukan untuk kita luapkan… namun untuk kita kelola sebagai sesuatu yang pastinya suatu saat nanti itu akan menjadi pengalaman berharga dan goresan pengalaman yang mampu menjadikan ispirasi mahal dalam menangani masalah-masalah hari esok yang lebih berat.

Hematlah energy yang kita miliki untuk hal yang jauh lebih berharga, jauh lebih bernilai.


 Setiap "Cobaan" dalam hidup kita, bisa membuat kita lebih terpuruk atau lebih baik. Setiap "masalah" datang untuk membuat kita lebih berprestasi, atau hancur sama sekali. Pilihan ada di tangan kita, untuk menjadi pecundang atau pemenang!

                                                 Bersama Anggota Komisi Yudisial

Kamis, 29 Desember 2011



Unlimited Power (Zero Mind Process)

“Kunci goal dalam sebuah negosiasi, kunci sukses dalam membangun hubungan, kunci kebahagiaan yang sangat jauh dengan kekecewaan”

“Seni Terindah dalam berhubungan dengan orang, mudah dikatakan susah diaplikasikan”

Seseorang bertanya... “bagaimana sih kang trik sukses membangun hubungan dan jaringan yang kuat dengan orang-orang sukses?.... “

Sahabatku.... dalam sebuah kesuksesan seseorang yang kita lihat sekarang hanyalah 1% dari totalitas perjuangan yang ia lakukan. 99% persen dari perjuangan itu adalah titik nadir kehancuran yang terasa perih baginya dikala itu, namun terasa indah jika dikenang sekarang.

Dalam sebuah retorika kehidupan... misalkan kita ingin menangkap sebuah gelobang radio... apa yang kita lakukan? Pastinya menyamakan frequensi radio tersebut terlebih dahulu. Begitupun jika kita ingin sukses membangun hubungan dengan orang.

Mungkin kita bertanya lagi, bagaimana sih cara menyamakan frekuensi dengan orang agar kita bisa sejalan searah sepemikiran?.

Ada sebuah kata Zero Mind Prosess (Proses meng-nol kan Pikiran), yang  merupakan sebuah unlimited power dalam membangun hubungan maksudnya zero disini adalah dengan menfokuskan saat berkomunikasi dengannya kita dalam posisi  kita tidak terlalu positif dan juga tidak negatif. Tidak terlalu menggebu-gebu, tidak terlalu kaku, tidak pesimis, tidak berlebihan. Sehingga siapapun itu yang berhubungan dengan kita akan merasa nyaman.

Zero mind process, tidak akan pernah melihat siapa orang yang berada di depan kita, apakah orang sukses, ataukan orang gagal, orang besar atau orang kecil, itu tidak menjadikan beban dalam berkomunikasi. Contoh misalkan karena anda berkomunikasi dengan putra presiden, anda merasa rendah diri, atau anda seorang direktur berkomuniaksi dengan petani, anda merasa lebih. Itu sebagai contoh bahwa kita belum bisa menggunakan zero mind process. Apabila sudah ada perasaan seperti tadi lebih baik jangan  diteruskan, lurskan dahulu niat anda. Karena jika anda akan membangun hubungan lebih tidak akan nyambung.
Ada yang mengatakan untuk bisa memiliki teman orang kaya kita harus kaya dulu, atau untuk memiliki teman orang sukses kita harus sukses dulu. Betul.... tapi tidak mutlak benar. Yang terpenting dari itu semua adalah kekuatan mind process yang ada dalam benak kita.  

Namun kebanyakan untuk membuat kita percaya diri kita harus se-level dulu baru kita bisa percaya diri untuk dekat dengannya.  Level disini banyak berubah makna dengan seiring berjalannya waktu.  Selevel dalam ilmunya, selevel dalam hartanya, selevel dalam jabatannya dll.  Padahal inti se-level yang dimaksud adalah selevel dalam perasaanya.

Karena pada dasarnya setiap manusia memiliki jiwa kemanusiaan yang normal.  Kita juga tidak ingin terlalu disanjung, terlalu dilebih-lebihkan, apalgi terlalu diremehkan.  Maka dari itu wajar saja terhadap apapun.

“Apa adanya itu tidak menyebabkan kita hancur. Berharap terlalu berlebih itulah bibit keretakan”.

“Zero mind process adalah proses untuk melihat seseorang seutuhnya, memanusiakan manusia tanpa tameng ataupun topeng dibalik dirinya, serta tanpa mengharapkan sesuatu dibalik  tameng yang dimilikinya.”

Contoh lintasan pikiran yang akan memgagalkan zero mind proses anda:
“Saya dekat dengan A, agar A sayang kepadaku”
“Saya Mendekati B karena orang tuanya kaya, siapa tahu bisa invest di usahaku”
“Saya menjauh dari si C karena si C orang ga punya”
Dll......

Intinya kalo kita dekat dengan seseorang  ada “karena”nya... kemungkinan untuk berhasil sempurna sangat susah. Kalaupun hubungan itu berhasil dijalin biasanya akan ada kekecewaan suatu saat nanti.
Mungkin anda bertanya lagi, “kalo begitu dalam membangun hubungan harus tanpa harapan dong?....”
Tidak.. yang dimaksud disini bukan tanpa harapan namun membangun hubungan yang dimaksud adalah


"Zero mind proses itu kita melakukan sesuatu kepadanya untuk sesuatu hal dengan melihat dan merasakan dirinya sebagai manusia, tanpa melihat dan berharap terhadap apa yang ada dibelakang atau posisi status yang dimilikinya"


Apakah ada hubungannya dengan cinta?......

Bersambung @ the next  artikel


Bersama Shiraj (UK IT Company)                                                           Petani Rumput laut Pasca Training


Bersama Bupati, dan Beberapa Pejabat Kab. Brebes


Minggu, 11 Desember 2011

Rugi!!!! Memikirkan Sesuatu Yang gak Perlu

Secercah Kata Renungan Diri,

Salam Treelionaire!!!

Sahabatku.... 
“Memiliki banyak waktu tidak menyebabkan kita sukses, namun memaksimalkan waktu adalah bakal dari segala kesuksesan”

Adakalanya kita terpaku pada suatu hal yang menyebabkan hati kita beku...,  pengusaha misalkan, merelakan diri terpuruk karena memiliki banyak utang, siswa misalkan, harus termenung karena nilainya ujiannya jeblok,  remaja misalkan, hampir bunuh diri tidak mau makan karena putus cinta,  anda misalkan stress karena di PHK,.......................
“Segala sesuatu berputar  tidak ada yang diam dalam kediamannya.”
 Matahari bergerak dengan kecepatannya, bumi berputar mengelilinginya hingga adanya siang dan malam, anak panah lepas dari busurnya jika ingin mengenai sasarannya, burung-burung  pergi keluar dan pulang dengan kenyangnya.
Perlukah kita meratapi hal-hal yang telah terjadi?..
Segala sesuatu itu tidak ada yang abadi.. selalu berputar layaknya sepak bola bisa berpindahkaki kepada siapa yang dikehendaki-Nya... pastinya hanya untuk mereka yang berupaya keras untuk  mendapatkannya.
Sahabatku....
” lakukan yang terbaik dari setiap langkah yang kita lakukan, jangan biarkan pikiran ini terbelunggu oleh hal-hal yang tak pantas untuk kita pikirkan”.
Andai kita menyadari... berapa lama dalam satu hari kita menghabiskan waktu akan hal-hal yang tidak perlu... sesuat yang tidak bermanfaat bagi dunia maupun masa setelah kita mati... sayang jika waktu usia kita yang kurang dari 100 tahun ini terbuang sia-sia untuk hal yang kita anggap perlu untuk dipikirkan.. namun pada kenyataannya hanyalah waktu waktu senggang yang ga bermanfaat sedikitkpun untuk masa depan kita.
Siswa, Mahasiswa, menyendiri dikamar untuk apa?.... jika tidak meninggalkan karya yang bermakna atau kecintaan-Nya. lebih baik tinggalkanlah, Teteh-teteh, mba-mba... ibu-ibu.... bercerita banyak hal... tentang kejelekan tetangga, curhat kesana kemari, jika tidak menghasilkan sesuatu yang bermanfaat lebih baik  tinggalkanlah. ,  akang-akang, cowok-cowok, bapak-bapak... jika hanya untuik nongkrong dipinggir jalan, di cafe namun dengan niat untuk mencari yang bening-bening... jika tidak ada manfaatnya (untuk apa)? Tinggalkanlah....

“Setiap  penglihatan, pendengaran, dan hati akan dimintai pertanggungjawaban”.
Jangan dianggap hal yang sia-sia kita lakukan Tuhan tidak membalasnya...  lihatlah dalam kehidupan kita.. sudah layakkah kita dengan apa yang kita harapkan dan kita perjuangkan?.....

"Kemudahan itu bagi mereka yang Tuhan mudahkan, Kesuksesanitu bagi mereka yang mengupayakan"

Mintailah kemudahankepada_Nya, berusahalah untkmenggapai kesuksesan itu, Karena dengan usaha dan doa itu bisa terwujud" Heru Saoping.


Kamis, 08 Desember 2011

Tuhanku Kembalikan cintaku Untukmu, (Power of Heart)

Salam Treelionaire !!!

“Pengusaha besar adalah mereka yang mengambil keputusan besar, berkomitmen besar hingga berhasil dan menghasilkan kebesarannya”
Dalam sebuah keputusan pastinya mengandung resiko, hal yang paling ditakuti orang awam adalah resiko. Masalahnya bukan seberapa besar resiko yang ditanggung melainkan seperti seperti apa solusi dan mengantisipasi hal tersebut.
Sebuah keputusan  gambling dalam memulai atau menentukan sesuatu, sangat diperlukan analisis keputusan yang cepat, manajemen resiko yang tanggap, dan keluasan pandangan yang utuh menyeluruh.  Apakah harus sekolah dulu agar menjadi ahli pemegang keputusan?.....
Cukup Universitas Kehidupan dan guru-guru kehidupan yang mengajarkan,  bisa dari saudara, bisa dosen kita bisa pengemis buta dan siapapun, yang senantiasa mengajarkan akan kehidupan.  Yang paling penting dari itu semua adalah power of your heart.
 Para pemegang keputusan besar kebanyakan dari mereka adalah mereka yang memiliki kekuatan hati yang ruar biasa kuat, perasaan dan insting yang mengantarkannya tajam. Yang tentunya karena asam garam kehidupan yang membuatnya sehebat itu.
Dalam setiap keputusan besar pasti banyak hal yang dikorbankan, bisa jadi sakit rasanya, kehilangan sesuatu yang dicintai, sesuatu yang diperjuangkan atau yang diniginkan harta tahta atau apapun itu kadang kita sangat menyesalinya... namun itulah cara menembus kebesaran yang akan membesarkan kita.  Kadang kita tidak melihat siapa yang ada didepan kita, terkadang yang kita lihat hanyalah tujuan akhir yang perlu kita capai.... namun itulah masa depan kesuksesan. Dan tak kan pernah berhenti hingga mencapainya. 
Fatamorgana dunia, kadang sering melenakanya. Sahabatku.... ada titik cahaya yang terkadang kita melupankannya, akan yang memberikan kesuksesan itu, yang berikan kebesaran itu.  Yang mengantarkan hati ini terhadap kebahagiaan yang sesungguhnya. Cinta-Nya.... Sebuah kekuatan yang maha dahsyat...  yang mampu membuat segala sesuatu menjadi mungkin.
“Tuhanku ku tahu apapun  yang kami dapatkan dimuka bumi ini hanyalah ujian, ujian untuk kau pilih sebagai pemenang  yang abadi, mudahkanlah kesuksesan dalam dunia ini, namun tetapkanlah cinta kami hanya untukmu, memegang dunia untuk kebermanfaatan, medapatkan cintamu untuk kebahagiaan.”

“Keputusan terbesar adalah diatara dua hal yang sama-sama dicintai, sama-sama dibenci namun masih tetap memutuskan untuk tetap membenci dan mencintai karena-Nya” (Heru Saoping)

Rabu, 07 Desember 2011

Gerbang Keberhasilan





Gerbang Keberhasilan

Salam Treelionaire !!!

“Kehancuran itu adalah peristiwa, kegagalan itu adalah kejadian, bukanlah alasan untuk berhenti berusaha, karena kesuksesan sebenarnya dalam genggaman anda”


Adakalanya sahabat muda kita berucap... “buat apa usaha ini lagi paling nanti gagal lagi, “. Tidaklah demikian... sebuah kegagalan itu adalah sebuah hal yang sudah di gariskan takdir untuk kita.... permasalahanya adalah kita belum siap saat dihampirinya.  Begitupula kesuksesan... kesuksesan itu menghampiri juga... permasalahanya siapkah kita menerima itu....? pantaskah kita mendapatkannya?

“Sangat ironi kita meminta tanpa menengadahkan tangan”

Maksudnya apa?..... kita memohon kepada tuhan agar kita diberikan kesuksesan, disisi lain kita tidak menengadahkan satupun tangan untuk menerimanya. Dalam liku-liku kehidupan yang kita alami merupakan cara Tuhan agar kita mempersiapkan sebagaimanamestinya orang sukses yang sesungguhnya.

Masalahnya siapkah anda?.... areu ready?


Kita sering mengatakan siap......!!! dalam kenyataan dengan sedikit ujian kepedihan saja sudah murung. Jangan pernah berharap jika tidak siap menerima, melainkan anda akan mengenyam kekecewaan.


Dalam langkah menuju apa yang teman-teman harapkan.... disamping nasib, persiapan adalah kesempatan. Semua variabel kesuksesan itu ada dalam jiwa kita semua tergantung bagaimana kita menggunakannya.


Tuhan sudah mempersenjatai kita dengan sempurna tergantung aksi nyata kita yang nyata mengejarnya....


Sukses atau gagal itu biasa, selalu malukan yang terbaik didalamnya itu baru luarr biasa. (Heru Saoping)


Kesuksesan dan kegagalan itu adalah peristiwa, peristiwa bagi anda yang mempersiapkannya.


 Tidak ada pintu terkuat dalam kedua hal tersebut melainkan “your action”. Jikalangkah anda baik pasti hasilnya juga baik, namun jika langkah anda kurang sempurna maka perbaiki sebelum terlambat.


Just do way you are.



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEioEkr20L20n3uGKtyNNW-wzDNHgkTR5bf7Qgk9LIz2r7g73bQscMLwG-3zJPQaPBQSbioKli42Yfz13u-ahyPDHL1ByNGYg8DSJeySZ0R69u6Qv0IuiVMgztid8G2MLNHc663rTk6n7gs/s320/DSC_0106.JPG
“Manusia mampu bisa bertahan tidak makan selama 40 hari, mampu tidak minum selama 4 hari, dan manusia juga mampu tidak bernafas selama delapan menit, namun tidaklah sanggup untuk bertahan tanpa HARAPAN walau hanya satu detik, "Jangan patahkan harapan anda, jangan pula patahkan harapan orang lain"


Dibalik pengusaha besar adalah Cinta yang Besar

Salam Treelionaire... !!


Adekku yang baik.....
Dimanapun engkau berada, engkau adalah harapan bunda ayah dan keluarga tercinta kita, bersama kakak ayo wujudkan mimpi-mimpi mulia mereka, sekarang berada di pundakmu,  jangan terlalu berharap kakak memberikan modal dan atau apapun kepadamu, karena kakak tidaklah memiliki apa-apa. Mintalah kepada Tuhan-mu... yang  memiliki segalanya... kakak hanya bisa bercerita akan lika-liku kehidupan yang sedikit kakak alami, semoga adek tidak mengalami kesalahan yang sama untuk keberhasilan yang sama. Masa depan adek jauh lebih gemilang dibanding silaunya cahaya. Hujamkan hatimu kedalam keridhoan-Nya, pastilah dunia dalam genggamanmu. Kakak bersamamu dengan  segala keletihan keterbatasan yang kakak miliki.
Kakak tahu dalam sebuah kemandirian dan keberhasilan itu berpeluh keringat dan memeras darah kepahitan, namun itu semua.... akan sebanding dengan apa yang akan adek dapatkan, tidaklah perlu memikirkan akan berhasil atau gagal, kebimbangan itu selalu ada bersamamu, namun percayalah  semuanya sudah digariskan oleh sang pengatur kehidupan.
Bantulah mereka yang membutuhkanmu, dermakan jiwa untuk kemasalahatan umat, bersamamu bangsa ini akan bangkit. Jadilah yang terbaik.... kehancuran bagi orang sukses itu biasa,,,,,,, berhenti menuju kesuksesan itu adalah liang lahat bagimu.  Harapanku tertumpu kepadamu.

Istriku tercinta.......
Dimanapun engkau berada, engkau yang selalu memberikanku kedamaian dan ketentraman, walau entah dimana kini rimbanya..... engkau yang Tuhan amanahkan sebagai tiang, penentu pondasi bangsa ini, janganlah terlalu berharap lebih kepadaku.... karena aku hanya seorang hamba, yang tak mampu melakukan apa-apa tanpa titah-Nya,  Bersandarlah kepada-Nya.  Jagalah kebahagiaan anak-anakku.... yang harapanku tertumpu kepadanya.... yang mampu menggoreskan sejarah tinta kebaikan dalam hidupnya. Bimbinglah mereka kejalan yang Tuhan ridhoi serta engkau kasihi.  Kemulyaan jiwa dan ragamu, menjadi panutan bagi mereka, bersabarlah dan pahamilah akan pasang surutnya kehidupan dan ujian silih berganti menimpa keluarga kita. Kebahagiaan dan surga-Nya telah menantimu  jika engkau mampu bersabar kepada-Nya.
Aku bukanlah siapa-siapa yang mampu memberikan sesuatu kepadamu, aku hanya insan yang berupaya memberikan yang terbaik kepadamu,  kekuranganmu adalah kelebihanku, kebahagiaanmu adalah nyawaku,  Aku sangat mencintaimu karena-Nya.

Lihatlah mimpi indah di surga sana,,,,,,,,,,, walau diriku begini adanya, harapanku engkau bisa bergelimang kebahagiaan disana, karena ku tahu aku tak akan mampu dan membuatmu bahagia seperti yang engaku bayangkan.
I Love U

Untuk anak-terbaikku.....
Dimanapun engkau berada.... maafkan jika ayah tidak dapat memberikan apa yang engkau  harapkan, ampuni atas segala keterbatasan yang ayah miliki, seyogyanya dimatamu itu bukan yang terbaik.... sesungguhnya itu adalah kemampuan terakhir dan terbaik ayah untukmu.... anakku, masa disana sangatlah panjang,  perjalanan ini memiliki alur yang senantiasa untuk menguji ketahanan hidupmu, Jadilah pribadi yang dicintai_Nya, dan dikasihi makhluknya dimuka bumi, serta jangan lupakan perjuangan Umimu yang berupaya tanpa balas kasih untukmu.  Agar hidupmu berarti bagi diri dan bangsamu. Anakku maafkan jika ayah tak mampu memberikan apa-apa buatmu.... karena engkau  tahu ayah hanya mampu seperti ini,  tidak seperti ayah-ayah temanmu. Ayah hanya bisa berdoa, dan sedikit memohon kepadamu agar jangan engkau lupakan cinta-cinta yang membesarkanmu. Dan kamulah yang mampu menentukan masa depanmu. Dalam kegemilangan emas kehidupan, kesuksesan sejatimu saat mampu mensukseskan jauh lebih banyak orang yang engkau kenali...... 


Ibu Ayah... kumohon dalam doamu,  atas kebesaran dan cintamu.... panjatkan doa kepada Tuhanku, Agar putramu menjadi hamba yang bergelimang pahala menuju kesuksesan tiada Akhir, semoga doa orang-orang sholeh memudahkan ibu bapak dan mendekatkan cinta- surga- keridhoan-Nya untuk engkau ibu Bapakku tercinta... (Heru Saoping)


By.
Orang yang sangat mencintaimu untuk cinta-Nya
  
Kebaikan yang kita lakukan adalah investasi abadi kebahagiaan yang sesungguhnya